Saturday, 11 September 2010

yeah dimuat .. click aja judul ini ..

Sinetron yang mengaplikasikan sistem “Season”

Sebagai seseorang yang menggilai serial tv Amerika, saya sangat kecewa dengan kualitas sinetron Indonesia. Padahal dulu tahun 90-an, sinetron Indonesia masih memiliki alur cerita yang bagus.

Dulu, tahun 1990-an, saya mengikuti sinetron seperti Abad 21, Cinta, Si Doel Anak Sekolah yang alur ceritanya bagus dan gak neko-neko. Sinetron-sinetron tersebut pun tayang seminggu sekali saja dan durasinya pun hanya satu jam.

Namun, sejak tahun 2000-an, kualitas sinetron semakin payah saja. Ada satu sinetron yang bagus yaitu Para Pencari Tuhan, yang tayang selama bulan puasa saja. Sisanya menurut saya, hanya kejar tayang dan kejar setoran saja.

Sinetron atau sitkom terakhir yang bagus adalah Bajaj Bajuri, namun memang semenjak tayang setiap hari kualitasnya lagi-lagi menurun.

Menurut saya, kualitas sinetron masa kini menurun karena tayang setiap hari atau lebih dikenal dengan istilah “stripping”. Sehingga penonton pun tidak geregetan lagi menunggu episode berikutnya. Selain itu tayangan yang lebih dari satu jam, membuat penonton bosan.

Ada sinetron yang mengaplikasikan sistem “season” seperti serial TV Amerika. Namun, menurut saya cara mengaplikasikan tidak sesuai dengan sistem “season” pada serial TV Amerika.



Kita lihat perbandingannya:

Sinetron "Cinta Fitri" yang tayang setiap hari
  1. Season 1 tayang dari Maret 2007 – September 2007 (7 bulan) dengan jumlah episode 200.
  2. Season 2 tayang dari Maret 2008 – Agustus 2008 (6 bulan) dengan jumlah episode 168.
  3. Season 3 tayang dari November 2008 – April 2009 (6 bulan) dengan jumlah episode 150.
  4. Season 4 tayang dari Juli 2009 – November 2009 (5 bulan) dengan jumlah episode 115.
  5. Season 5 tayang dari Januari 2010 – Juni 2010 (6 bulan) dengan jumlah episode 144.
  6. Season 6 tayang dari  Agustus 2010 – Saat ini.

Bandingkan dengan serial “House”:
  1. Season 1 tayang dari Okt 2004 – May 2005 (7 bulan) dengan jumlah episode 23.
  2. Season 2 tayang dari Sept 2005 – May 2006 (8 bulan) dengan jumlah episode 24.
  3. Season 3 tayang dari Sept 2006 – May 2007 (8 bulan) dengan jumlah episode 23.
  4. Season 4 tayang dari Sept 2007 – May 2008 (8 bulan) dengan jumlah episode 17.
  5. Season 5 tayang dari Sept 2008 – May 2009 (8 bulan) dengan jumlah episode 24.
  6. Season 6 tayang dari Sept 2009 – May 2010 (8 bulan) dengan jumlah episode 23.
Dapat dibandingkan bukan kestabilannya? Rata-rata 1 season tayang selama 8 bulan dengan banyak episode maksimal 24, untuk jeda selama 3 bulan untuk ‘brainstorming’ cerita pada season berikutnya dan para aktor-aktris pun dapat ‘break’.



Rata-rata, serial tv pun tayang serentak di bulan September lalu berakhir di bulan Mei pada setiap seasonnya.

Kalau kita lihat sinetron Indonesia, jelas jumlah episodenya tidak stabil, bahkan untuk penayangan season baru dua kali dalam satu tahun.

Ok, jika memang ingin penayangan setiap hari, sah-sah saja tapi lihat kekonsistenan episode dan jadwal tayang setiap season barunya.

Namun tetap saja, di satu sisi, masyarakat mencemooh keberadaan sinetron namun tetap mengkonsumsinya.

Sumber: www.wikipedia.com dan www.tv.com

again .. Kabar Indonesia ..

Urgensitas Pre-School bagi Batita
Oleh : Puti Manira | 30-Des-2008, 22:20:39 WIB
KabarIndonesia - Seperti yang kita ketahui, sekolah merupakan hal yang penting bagi anak-anak. Selain untuk mendapatkan pendidikan, sekolah membentuk karakteristik, sikap dan moral anak.

Saat ini, banyak orang tua yang bekerja dan memberikan prioritas bagi karir mereka. Karena itu, anak-anak mereka menjadi sedikit terabaikan, khususnya bagi anak-anak di bawah umur 5 tahun. Umumnya, orang tua mempercayakan anak mereka pada pengasuh atau kakek-neneknya.

Ada juga yang menyekolahkan anak mereka ke pre-school. Namun, masih banyak juga orang tua yang berpikir bahwa pre-school belum terlalu penting untuk anak-anak mereka. Selain itu, biayanya yang cukup mahal menjadi pertimbangan para orang tua.

Padahal, pre-school mengajarkan hal yang mendasar dalam hidup  anak. Daripada membiarkan anak di tangan pengasuh, lebih baik orang tua, terutama mereka yang bekerja, menyekolahkan anak mereka ke pre-school. Anak-anak juga dapat bersosialisasi dengan teman-teman mereka yang sebaya.

Namun, yang paling penting adalah belajar berdisiplin dan hidup mandiri sejak sangat dini karena umur 1-5 tahun merupakan "golden age" dimana anak dapat menyerap dengan baik apa yang mereka dapatkan saat lima tahun pertama itu.
Masih banyak juga orang tua yang berpikir bahwa pre-school terlalu berat untuk batita. Mereka kasihan pada anaknya yang masih bayi untuk disekolahkan. Namun, pada intinya pre-school menempatkan bermain sambil belajar.

Orang tua juga tidak perlu khawatir membeli banyak mainan seharga ratusan ribu untuk anaknya karena mereka akan mendapatkan itu di pre-school. Jika anda tertarik, anda dapat mencoba free-trial (mencoba belajar dengan gratis) di beberapa pre-school saat anak anda kurang lebih berusia 2 tahun.

Setelah itu, anda dapat membandingkan sekolah mana yang terbaik, selain pertimbangan biaya tentunya. Jika anda berpikir bahwa anak berusia 2 tahun terlalu dini untuk sekolah, maka anda dapat mulai menyekolahkan anak anda di umur 3 tahun, karena terkadang di umur 4 dan 5 tahun yang pada umumnya anak masuk taman kanak-kanak terlalu singkat bagi mereka untuk belajar hal-hal dini.

Di umur 2 atau 3 bahkan umur 1,5 tahun, anak akan lebih cepat belajar berbicara, membaca dan menulis sehingga saat memasuki sekolah dasar, mereka sudah cukup mempunyai kemampuan tersebut. (*)

* Saat ini penulis bekerja di salah satu pre-school di Jakarta

dr Kbr Indo .. (lagi ;D)

Internship Experience
Oleh : Puti Manira | 27-Okt-2008, 13:18:48 WIB
KabarIndonesia - Perkembangan dunia telekomunikasi terus mengalami kemajuan dalam beberapa tahun. Teknologi selular pun ikut berkembang seiring dengan pesatnya dunia telekomunikasi.

Teknologi AMPS (Analog Mobile Phone System) merupakan awal dimulainya teknologi selular di tahun 1990 kemudian berkembang dengan adanya teknologi GSM (Global System for Mobile Communication).

Seiring dengan itu, PT Telkomsel muncul yang merupakan operator pertama kemudian diikuti oleh beberapa operator-operator lainnya. Saat ini terdapat tiga operator yang memiliki pangsa pasar terbesar di Indonesia, yaitu PT Telkomsel, PT Indosat dan PT Excelcomindo Pratama. Hal tersebut menyebabkan persaingan dimana para operator berusaha untuk menjadi yang terbaik.

Untuk mempertahankan posisinya di pasar telekomunikasi, PT Telkomsel berusaha untuk memperbesar pangsa pasarnya dengan meraih potensi yang ada.

Usaha tersebut dilakukan dengan pemberian pelayanan dan kepuasan untuk pelanggan juga pemanfaatan produk yang digunakan dan didukung oleh peranan setiap departemen di PT Telkomsel.

Selain itu, PT Telkomsel merupakan salah satu perusahaan berkelas yang memberikan kesempatan mahasiswa melakukan praktik kerja lapangan dengan tujuan peningkatan kualifikasi di perkembangan wilayah bisnis.

Oleh karena itu, esai ini akan mendeskripsikan struktur organisasi PT Telkomsel, peranan Departemen Channel Management dan aktivitas selama PKL. 
                            
Struktur organisasi PT Telkomsel telah mengalami penyesuaian posisi manajemen untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Secara umum, bentuk organisasi PT Telkomsel dipimpin oleh Direktur Utama dibantu oleh Direktur Niaga, Perencanaan dan Pengembangan, Keuangan, dan Operasi.

Setiap wilayah dipimpin oleh seorang General Manager Sales & Customer Service yang mengawasi serta mengelola kegiatan penjualan dan pelayanan regional untuk Grapari dan seorang General Manager Network Operation yang mengawasi serta mengelola jaringan. Secara umum, terdapat lima departemen yaitu, Marketing, Channel Management, Corporate Account Management, Human Resources & Administration, dan Grapari.  

  
       
Departemen Channel Management dibagi menjadi tiga sub departemen yaitu, Dealer, Gerai Management dan Distribution Planning. Meskipun tugas sub departemen Dealer dan Gerai  Management sama yaitu identifikasi, analisis, perkiraan permintaan pasar atas produk dan pengembangan rencana penjualan distribusi, terdapat perbedaannya yaitu bentuk bisnis yang bekerjasama untuk promosi produk dan penyediaan layanan merupakan Dealer, sedangkan Gerai merupakan kantor pelayanan dan saluran distribusi langsung yang berfokus pada kartu halo.

Untuk tugas Distribution Planning adalah memonitor, mengevaluasi dan memprediksi efektivitas dan kontribusi produk juga koordinasi permintaan produk

Selama PKL, terdapat beberapa kegiatan di Departemen Channel Management yaitu, distribusi surat-menyurat, arsip surat masuk - keluar, distribusi peralatan tulis kantor, administrasi pos material dan souvenir, memfotokopi dan menfax berkas-berkas penting.

Aktivitas tersebut bertujuan untuk identifikasi dan evaluasi file yang mendukung distribusi produk, feature dan souvenir sebagai salah satu kelebihan Telkomsel.

Kesimpulan yang didapat tentunya mendukung peranan setiap departemen untuk kelancaran pelaksanaan program sehingga memenuhi permintaan pasar yang merupakan hal yang penting bagi perusahaan yang bergerak di dunia telekomunikasi.

Sumber: selama penulis PKL di Telkomsel tahun 2005 dan http://www.telkomsel.com/

dari Kabar Indonesia 2 ..

Korea itu Dinamis
Oleh : Puti Manira | 12-Sep-2008, 22:12:54 WIB
KabarIndonesia - Sejujurnya, saya memang tidak terlalu tergila-gila dengan Korea meski saat ini banyak sekali para “Korea Freak” atau orang-orang yang menggilai apapun yang berhubungan dengan Korea terutama serial tv yang sangat digandrungi para remaja.

Namun, saya ingin menulis esai tentang ini dan satu hal yang muncul dalam pikiran saya yaitu kakak sahabat saya yang bernama Lina. Ya, saya sering mendengar Rizal, teman saya yang bercerita tentang Lina sebagai seorang “Korea Freak”.

Oleh karena itu, sumber esai ini berasal dari Lina dan beberapa teman-temannya yang notabene memang orang Korea dimana saya mengambil topik Korea sebagai negara yang dinamis. Dinamis. Jika kita melihat arti di sebuah kamus Oxford, maka dinamis atau dynamic adalah; dynamic /adj 1 of a force that produces power or movement. 2 energetic and forceful. dynamically /adv. dynamics n [U] (with sing v) branch of physics dealing with movement and force. dynamism / n [U] quality of being dynamic (2).

atau dalam kamus bahasa Indonesia secara singkat, dinamis berarti mempunyai tenaga yang kuat (selalu bergerak berubah-ubah), ataupun melihat kata dinamisator yang berarti hal atau benda yang menyebabkan timbulnya tenaga untuk selalu bergerak dan dinamisme yang berarti kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup. 



Arti dinamis yang dengan mudah dapat dilihat di dalam kamus. Namun, saya tidak akan membedah kata dinamis lebih dalam melainkan 3 alasan mengapa Korea dianggap sebagai sebuah negara yang dinamis.

Alasan yang pertama adalah, faktor letak Korea. Letak Korea dimana dengan sumber daya alam yang terbatas dan adanya 4 musim menjadikan Korea sebagai negara yang dinamis. Orang-orang Korea yang mempunyai motto hidup; Nanti bagaimana? membuat mereka harus bergerak segala sesuatunya dengan cepat terutama dengan 2 faktor yang telah saya sebutkan sebelumnya. Saat musim gugur, mereka sudah mempersiapkan apapun yang mendukung hidup mereka untuk musim salju, karena saat musim salju tiba ada beberapa hal yang dapat menghambat sokongan hidup mereka.

Sangat berbeda bukan dengan negara kita yang orang-orangnya mengiblat pada motto; Bagaimana nanti! Kedua, adalah situasi, cara berpikir, dan cara bertindak. Dikarenakan terpecahnya Korea Utara dan Korea Selatan sehingga menyebabkan orang-orang Korea terkena wajib militer.

Mereka harus selalu siap sedia untuk berperang dikarenakan situasi negaranya dan secara otomatis membuat orang-orangnya mempunyai cara berpikir dan bertindak yang terpengaruh oleh wajib militer. Hal itulah yang membuat mereka menjadi orang-orang yang dinamis. Hal yang terakhir adalah persaingan ketat di dunia kerja.

Dunia kerja yang keras dengan kompetisi yang sangat tinggi membuat orang-orang Korea yang memang hampir seluruhnya lulus SD, SMP, dan SMA sangat ingin bersaing satu sama lain.

Meskipun hanya 70 – 80 % yang dapat berkuliah di universitas, namun hal itu tidak membuat orang-orang yang hanya lulus SMU pesimis, melainkan mereka ingin bersaing satu sama lain tanpa menghiraukan status tingginya pendidikan orang lain. 



 
Jika anda melihat pengertian dinamis yang telah saya kutip di atas dan alasan-alasan Korea sebagai negara yang dinamis, hal itu sangatlah mendukung alasan-alasan yang saya sebutkan di atas. Meskipun Indonesia lebih dulu merdeka, namun perkembangan negara terutama di bidang teknologi sangatlah jauh berbeda dengan Korea.

Oleh karena itu, marilah kita mencontoh kedinamisan orang-orang dan negara Korea untuk memajukan bangsa ini karena siapa yang tidak ingin negaranya maju? Kalau bukan kita sebagai generasi muda, siapa lagi yang dapat meneruskan bangsa ini ke arah yang lebih positif.

Korea is a sophisticated country which means having and showing experience of the world and cultured.

Sumber: Oxford Learner’s Pocket Dictionary, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Herlina dan teman-temannya, Rizal, dan www.korea.net.

dari Kabar Indonesia ..

RESENSI NOVEL: Perfume

Oleh : Puti Manira | 13-Okt-2008, 14:57:39 WIB

KabarIndonesia - Novel ini menceritakan tentang seorang tokoh berrnama Jean-Baptiste Grenouille yang lahir tanpa bau tubuh namun mempunyai indera penciuman yang sangat tajam dan luar biasa. Setting diambil di kota Prancis di abad ke-18 dimana saat itu orang-orang tidak mempedulikan kebersihan sehingga penyakit pun mudah terjangkit.

Grenouille lahir dari seorang ibu tanpa seorang suami. Ia ditinggal kan begitu saja oleh ibunya karena memang ibunya mengalami gangguan jiwa. Setelah itu ia dirawat di sebuah panti asuhan hingga usia remaja. Saat remaja ia dijadikan budak seorang penyamak kulit hingga beberapa tahun.

Grenouille menyadari bahwa ia dianugrahi indera penciuman yang sangat tajam, ia mampu memilah-milah bau mulai dari bau kayu, bunga, manusia, hingga seluruh bau-bau yang ada di dunia. Ia sangat mengagumi seluruh bau yang ada di dunia ini oleh karena itu, ia bekerja pada seorang pengusaha parfum yang terkenal se-Prancis saat itu. Dari seorang ahli parfum ternama, ia mewarisi seni meramu berbagai minyak dan tumbuhan.

Namun, bakat Grenouille terlalu berlebihan. Suatu hari, ia mencium bau yang sangat mempesona namun bau tersebut sangatlah jarang ditemui, ternyata bau itu adalah bau seorang gadis perawan yang mampu tercium oleh hidung Grenouille. Bau tersebut membuatnya mabuk kepayang sehingga terlintaslah dalam pikirannya untuk menciptakan parfum terbaik bearoma perawan.



Sejak saat itu, kelakuan Grenouille mulai menggila. Ia membunuh 25 gadis perawan hanya untuk mengambil aroma tubuh mereka.

Akhirnya perbuatan jahatnya diketahui oleh warga setempat sehingga ia dihukum mati oleh seluruh warga Prancis. Terjadilah kejadian aneh saat ia akan dihukum mati. Dikarenakan ia memakai parfum dari aroma perawan, orang-orang yang akan menghukum dan menyaksikan kematiannya tidak tega untuk melakukannya. Sesaat mereka tersihir oleh parfum terbaik beraroma perawan tersebut.

Wednesday, 8 September 2010

cowo cewe nikah ;p

Gw pribadi sih, kurang setuju ama nikah muda meskipun sekarang lagi nge-trend dan cowo gw pun secara un-officially udah ngajak gw married. 

Kenapa? Pertama, gw belum lulus kuliah!! Ya iyalah, seminar aja baru besok setelah ditunda 3 bulan, kapan dapet dosen pembimbing, kapan mulai skripsinya, kapan mulai bimbingannya, kapan sidangnya, eugh meni lami (masih lama), bahkan gw pun masih ada 2 mata kuliah untuk dijalani hingga Desember ini (mm, isinya kaya CV aja).

Emang kenapa kalo kamu belum lulus? Bukannya kamu mahasiswi semester akhir? Iya betul, daku memang mahasiswi semester akhir tapi gw pribadi sih ga bisa ngejalanin kuliah dan ngurus suami, ngurus diri sendiri aja belum becus, nyuci baju aja jarang!!

HELLO, married is not just about sex right, even it is actually!! Kedua, karena lulus pun belum otomatis kerja pun belum (meski sekarang sedang tahap interview2an, doakan saja). Hari gini ga kerja. Maksud gw, zaman sekarang yang serba suzah namun hidup yang sudah suzah jangan lah dipersulit, back to the topic, menurut gw zaman gini suami dan istri musti kerja, kecuali kalo lo nikah ama Edi Baskoronya anak SBY atau Pandjinya cucu Soeharto, nah lo pasti malah punya perusahaan sendiri. Yupz, suami dan istri musti kerja.

Sekarang tuh serba mahal apalagi dari segi pendidikan terus kalo punya anak kayanya dipertimbangin juga tuh masuk play group dulu kalau pun engga masuk TK aja udah berapa duit, seengganya gaji sang istri bisa buat les bahasa Jepang anaknya, biaya buat creambath ke salon, tabungan buat anak kuliah atau bahkan nikah.


Gitu loh.

Kakak gw pun istrinya gawe, 2 kakak iparnya kakak gw juga begitu, cewenya kakak gw yang ke-2 juga udah bulukan kayanya kerja nungguin dikawinin eh dinikahin ama kakak gw. Banyak lah, meski kalo dipikir-pikir, kayanya ga tega yah ninggalin anak sendiri secara dulu nyokap gw adalah full-time Mom. Ketiga, tampaknya orang tuaku kurang menyarankan jika diriku nikah muda. Bukannya ga boleh, ya kalo udah jodoh mah apa mau dikata. Tapi alangkah lebih baiknya lulus dulu kuliah, kerja dulu yang settle, baru nikah. Ortu gw juga ngeliat cewe-cewenya kakak-kakak gw yang kerja sampe beberapa tahun baru memutuskan untuk nikah entah kakak gwnya aja yang nunda-nunda terus karena beluuuummm siiiiaaaap.

Keempat ya itu tadi, beluuuuuummm siiiaaaaap. I mentally and financially haven’t ready yet marrying someone. Sebagai anak bungsu cewe satu-satunya, emang nyokap gw memberlakukan kasih sayang yang sama ke semua anaknya, termasuk kedua kakak cowo gw. Kita jarang kerja alias bantuin beres-beres rumah udah gitu nyokap gw tuh memberlakukan mulai dari bangunin, siapin aer anget, siapin makan pagi, baju sepatu tinggal pake buat gw sampe kakak gw yang notabene udah kerja.

Bayangin dong betapa manjanya kita. Tapi sebagai orang yang ingin mandiri, gw udah lumayan lah sekarang, cuma gw ga nyuci baju sendiri aja kecuali kalo 1-2 baju atau panties. Ya iyalah, gw kan cewe ntar gw ga bisa lagi ngurusin suami. Belom lagi ke anak kecil, dulu tuh gw lumayan ngemong tapi semenjak jauh dari sodara-sodara dan keponakan pun belum punya jadi kadang suka bingung ngadepin anak kecil apalagi bayi. Tapi sekali lagi lumayan lah semenjak jadi ibu guru bahasa Inggris, hehehe.

Kata suatu ormas atau apa yah namanya ko lupa, pokonya waktu gw KKN, wuih ternyata KKN itu banyak sekali gunanya teman, mohon dicatat. Jadi perkumpulan sosial lah soal penanggulangan free sex terutama pada para remaja, gw inget banget si ibu-nya itu ngomong “dianjurkan untuk para wanita menikah di umur 25 tahun bahkan 25 ke atas karena pada saat itu selain dari segi reproduksi yang sudah matang segi mental pun sudah siap” gw setuju banget tuh.

Pertama, kalo si cewe itu kuliah, pastinya dong udah lulus. Rata-rata orang lulus S1 umur 22-23 paling telat 24 lah, biasanya sih cewe tepat waktu lulusnya karena wanita itu lebih rajin dan lebih cepat dewasa daripada pria, setujukah anda? Apalagi kalo cuma kuliah D3 atau D1, umur 20 pun udah kerja.
Nah di umur 25 ini, si cewe pastinya udah kerja beberapa tahun sehingga udah punya pegangan at least buat dirinya sendiri. Si cewe ini pun pastinya sudah lebih matang dan dewasa dari sebelumnya untuk menikah, bukankah begitu? “dan tidak dianjurkan para wanita untuk menikah di umur belasan karena dari sisi segi reproduksinya juga belum matang dan kemungkinan dapat bermasalah” ya iyalah, masa married umur 18, are you crazy? You just graduated from high school, just and decided marrying someone, this is not 70’s or 80’s, this is 2000 and 7.

Pribadi lagi, gw sih mau kerja dulu. Kerja yah buat diri gw sendiri, syukur-syukur bisa buat orang tua meski sedikit tapi yah pastinya awalnya buat diri gw sendiri. Gw juga kerja buat nabung buat married hehe. Kayaknya sih gw ga dapet jatah married dari ortu gw, kaka gw aja modalin berapa belas juta tuh, oh I’m so proud of him.

Tapi gw ga nuntut ko dari ortu gw dan gw juga ga mau kalo gara-gara gw married nantinya ortu gw sampe pinjem-pinjem duit ke orang biar resepsinya agak mewahan dikit. Oh, please don’t, just don’t!!
Cowo gw bilang kalo emang budgetnya ga gede yah ga usah gede-gede (resepsi loh), tapi tetep se-simple apapun reception-nya butuh duit juga yang lumayan apalagi gw pengen bagus di undangan and enak di makanan. Ah puzing lah pokonya kalo mikirin itu mah, belom seserahan, tenda, tanda terima kasih, kebaya pager ayu, dan masih banyak lagi sangat.

Tapi emang ga bisa selfish juga sih coz you have a relationship with someone who definitely has feeling. Gw bisa bilang ‘tunggu gw belom siap’ tapi kan ga boleh egois nunggu ampe 5 tahun gitu, keburu basi, yah 2 tahun lah plus setaun buat wedz-prepz nya.

Yah itu sih nikah muda apalagi udah punya anak ga boleh egois, udah punya tanggung jawab yang harus diprioritaskan terlebih dahulu di atas segala-galanya. Gw tuh pengen S2 dulu apalagi ngedenger bokap ngomong “S2 aja dulu pake duit asuransi” kaya dapet lampu ijo. Gw juga pengen S2 di US atau Aussie. Emang ga bisa S2 yah kalo udah married? Yah bisa sih tapi > terpecah fokusnya, at least if I am single, I can be selfish anytime I want, right!! Married is not just about sex, is about bills, foods, kids, tuition fee, gas, water, electricity, so not ready to handle those kinds of thing.

---->> Boys & Girls <<------

Cowo tuh yah, ugh … meski ga semua cewe tapi gw adalah typical orang yang bener-bener strict kalo nyangkut soal duit. Emang dasarnya gw adalah orang yang pelit ditambah well-organized dan well-prepared so when it comes of money, I should really consider about.

Tapi emang terkadang pengen juga jadi orang yang spontaneously dan belakangan ini gw jadi orang yang seperti itu. Udah 5 apa 6 bulan gitu, gw ga nabung di bank, awalnya sih gara-gara kaka gw transfer some of money untuk keperluan [1] spp semester 9 [2] bayar wisuda (yang tidak murah namun kurang memorable juga) [3] dan keperluan lainnya. So mulailah gw nyantei males-malesan nabung dengan alesan, 

“hey I’ve been saving my ass for what, 3 years” 
“I think I should take a break for a moment”

dan emang kalau udah ada duit kaya gitu, mulai boros deh dari beli sepatu as personal effect; beli kamus super lengkap yang jadi persyaratan untuk menjadi mahasiswi jurusan bahasa yang sempurna, hampir sebenarnya; sampai miscl ga jelas!! Trus kemaren sempet libur 3 bulan, gw juga jobless dan subsidi dari nyokap tidak seperti biasanya sehingga sulit untuk mengumpulkan sisa uang bahkan bulan kemarin ketika uang sudah terkumpul, sang pacar berulang tahun sehingga hasrat untuk membelikan sesuatu untuknya pun harus menggunakan uang bukan?!

Tapi lagi, sekarang ko jadi susah yah nabung, pertama karena kuliah gw tinggal 2 hari jadi subsidi dari nyokap pun lagi-lagi terbatas, ga enak dunk minta full uang jajan while you just spent out for like, 3 or 4 days.

Padahal gw emang orang yang terbiasa nabung dari kecil, awalnya sih waktu sekolah dasar, emang ada tabungan di sekolah, tiap akhir tahun pasti beli boneka atau mainan (dasar anak kecil, klo sekarang pasti larinya ke clothes, shoes, bags, hair treatment, gurl stuff) dari mulai barbie sampe teddy bear.


Berlanjut sekolah menengah pertama, gw emang ga nabung sampe beratus-ratus ribu tapi ada aja tiap 3/6 bulan sekali beli pernak-pernik ga jelas ato sekedar hang out alias nonton dan makan (jaman dulu nonton dan makan udah ngabisin berapa duit, man eh tapi sekarang juga deng ya, hehehe). Lalu sekolah menengah akhir mulai deh tabungan tuh, lumayan lah, ada ngebiayain sweet 17 sendiri (mulai dari dress, skirt, eye shadows, lipstick, traktir temen2 di pizza hut ampe bayarin buat foto bareng ama temen2) 

oh my God, I am so proud of myself hehe eh tapi belum nyampe cerita yang itu dan juga ada duit sendiri buat ngelurusin rambut, my hair kinda frizzy.

Tahun 2004 gw mulai punya atm sendiri padahal bokap gw gawe di bank tapi ga pernah bikinin tabungan at least buat anak2nya. Dari 2004-2006 gw mulai nabung di bank meski tetep sih sebagai pere-mpuan pastinya gatel buat ngambil duit di atm gara-gara ada sale baju lucu-lucu tapi inilah cerita yang paling membanggakan, didasari kekesalan gw tiap bilang bokap harus bayar semesteran yang mengakibatkan bokap marah-marah ga jelas dimana bokap juga udah ga kerja, gw sempet bingung juga lulus dari D3 pengen lanjut S1 tapi duitnya??? 

Akhirnya inisiatif deh dari tabungan gw yang 2,5 juta, gw bayar 2 juta buat nambahin bayar biaya kul S1, masih sempet bingung karena kurang duitnya tapi untungnya masih ada duit beasiswa gope jadi paslah duitnya. God, so proud of myself right, hehe narsis plus selfish tapi engga selfish dong. Gw juga sempet gawe 3 bulan, gajinya yah lumayan buat nambah-nambah bayar semester 8, tapi ga semua!! Trus apa hubungannya dengan boys and girls ..

Iya, cowo tuh ga bisa nabung yah kayanya, tapi ga semua loh, tapi ada kakak gw yang boroz abiez, mantan gw juga, cowo gw yang sekarang hmm … jadi ya cowo itu typical orang yang ga punya duit pun kalau temen2 ngajak have fun keluar kota, jadi pergi, pasti, entah just ask to parents even their age are supposed to make their own money!! 

Bener khan atau minjem dulu ama temen, but I am not that kind of person especially I am a girl. Gw sih kalo ga punya duit ya udah ga punya duit aja, ga jadi ikut ke puncak (sorry gals, sounds selfish but this is the way who I am) ngebatalin inisiatif ke dufan (eh tapi kita jadi juga kan ke dufan). Emang sih bisa minjem ato “Mah, minta uang buat …” tapi buat gw, aduh, berat, cieehh trus kalo minjem kan ntar musti bayar juga! 

Jalan aman, yah ga ikut. Tapi emang sih kalo cowo pelit ntar ga ada lagi cowo-cowo yang ngebayarin cewe-cewenya HEHE padahal kan cewe matre, sekali lagi ga semua loh. Trus udah kerja lebih dari 6 bulan, masa iya ga punya tabungan, ga punya atm, bayar cicilan motor lah, bayar listrik lah hehe tapi ga boleh gitu lah tapi masa sih ga bisa cuma nyisihin at least 50 ribu aja sebulan, emang gaji lo 100 ribu se-bulan, engga kan. 

Bisa tuh jadinya 5 bulan beli HP BARU, hehe sorry babe. Khan sekarang ada HP harga 200 ribu juga.
Ngomongin soal HP, gw juga beli hp sendiri loh, meski kaka gw beli komputer sendiri juga tapi kan dia dapet objekan website lagian komputer sebelumnya kan dibeliin kaka gw juga,1st bro) hehe ni artikel ceritanya nyombong sih ya, 

HP pertama gw adalah siemens seri apa ya, lupa tuh, pokonya kaya remote tv hehe, kata temen2 gw itu juga, trus ganti sama nokia 8250, hehe bergaya sedikit, eh rusak tapi jadi turun derajat lagi deh siemens A50 gitu, ampe casingnya guladig abiqz (ancur maksudnya dalam bahasa sunda) trus suka nge-hang klo buka sms, akhirnya gw nabung dan saking pengennya HP color and polyphonic gw beli motorola yang, ah pokonya yg cemen lah, second lagi, ditambahin 50 ribu sih ama kaka gw, ah pokonya mah rugi pisan beli HP itu, udah mah ring tonenya pelan, lowbat juga, charger nya ga ori, eh diganti casing malah ga kedengeran suara dari speakernya. 

BEWARE JANGAN BELI HP SECOND, BELI LAH HP BARU ATO YG REKONDISI TAPI ANDA TAHU ITU REKONDISI. 

Akhirnya gw beli lagi eh tuker tambah maksudnya (yg Motorola juga tuker tambah sih) sama sony ericsson j200i, yah dengan HP ini, gw tadinya sudah cukup berpuas diri lah ampe gw kerja dengan gaji lumayan baru kayanya gw ganti HP kamera tapi saat itu emang gw ga nyangka bakal ganti lagi tadinya I was quite statisfied just only can hope later I can have camera cell tapi kakak gw yang baik hati ngasih nokia 7650 .. 

meski aga rusak jadi gw belum jual sony ericsson gw eh few months later gw dapet lagi hehehe nokia 6600 yang masih lumayan baru tapi sekarang keypad kirinya rusak uy, mau ngebenerin teh mahal pisan, memang nokia care center itu agak-agak bullshit gimana gitu (curhat ini mah) trus few months later kakak gw ngasih lagi nokia n71 tapi buat nyokap gw sih tapi secara nyokap gaptek hehe sorry momz jadi gw deh yang pake hpnya (eh ko jadi cerita hp yah) tapi sekarang udah balik ko ke 6600 (balik, pacar kali balik). Seiring dengan bertambahnya zaman dan juga hp, gw jadi ga terlalu excited lagi kalo ada hp baru, yah asal masih layak pake, jalan truzzzz…

BOYS & GIRLS ARE DIFFERENT!!

.. blogging jadul di-edit ..


Sebenernya malu juga kalo ada orang yang bilang gw pinter karna masih banyak orang lain yang jauh lebih pinter dari gw dan mereka pinternya beneran, maksud gw asli pinter, bisa bertanggung jawab atas alasan yang dikemukakan.

Gw juga menganggap smart dan pinter adalah dua term yang berbeda. Orang yang pinter belum tentu smart tapi orang smart bisa aja pinter meski ukurannya tetep beda. Menurut gw orang yang smart itu, orang yang up to date, bukan soal baju aja tapi berita, masalah baru, apapun lah terus dia juga pinter gaul ama siapa aja, mulai dari yang seumuran, lebih muda bahkan lebih tua. 





Sedangkan orang pinter itu cuma jago di kelas doank, pinter pelajaran, cupu, kurang bisa gaul dan kurang tau hal-hal yang up to date, cuma fokus di pelajaran aja.Kalau ngasih contoh di anak-anak SMA, orang-orang yang smart itu anak-anak OSIS yang nilai rapotnya masih lumayan ada nilai 7 ato 8 sedangkan anak pinter itu adalah anak-anak kutu buku yang selalu renking satu tapi ga bisa gaul. 

Gw, emang bukan kedua golongan itu waktu SMA, dibilang cupu engga juga tapi dibilang gaul juga emang kalah gaul ama anak-anak yang beneran gaul. Selalu ada keinginan buat jadi anak OSIS tapi pas pelaksanaannya kok ada aja hambatannya, nilai-nilai rapot kadang-kadang bagus, kadang-kadang rada ancur. 






Beda waktu kuliah, sekarang juga masih btw tapi hanya hingga bulan Desember hehe. IPK gw sih lumayan, di atas 3,2 sekian lah tapi malu sih dibilang pinter karena gw bener aseli lemah di Grammar, hingga score pun sekian sekian sekian kalah dari seseorang yang tidak kuliah di jur bhs Ing namun bisa baik tapi mungkin saja dia memang bagus di Grammar (memalukan).
Mungkin gw lebih ke niat dan rajin aja, tapi dibilang rajin-rajin banget juga engga, temen gw yang sampe beli Jakarta Post terus terjemahin artikel2nya, nah itu baru rajin sedangkan gw sih paling pake E subtitle, nyalin lirik, that’s it. Mungkin rajin kuliah mah iya. Sebenernya ada keuntungan juga cuma jadi orang yang smart aja ato jadi orang pinter aja. 

Everything has two sides, good and bad. 

In My Opinion

16 Agustus 2007


Sebenernya sih bukan gila kuliah juga tapi kalo emang orang nyebutnya kaya gitu juga, yah hak azasi manusia juga kan, hehe, cuma sayang aja sih, orang tua udah cape-cape bayarin moreover in my family condition where dad is already retired and the income is kinda limited, satu tuh. 

Dua, gw setuju dengan bolos beberapa kali karena mungkin lagi suntuk, diputusin pacar (tapi kalo gw sih semakin masalah mendera semakin semangat untuk berkuliah, hehe what a nerd, me!) misalnya, atau sakit (kalo gw sih kalo cuma pilek batuk doank dan kuliahnya cukup penting untuk tidak dilewatkan atau bahkan mata kuliah itu sangat menyenangkan untuk diikuti, masuk aja lah hehe) atau bahkan ada keperluan penting (nene sakit, kaka married, dll) dan mendadak, it’s ok to skip the class. 

T.A.P.i 

jangan sampe deh semua jatah absen mata kuliah dipake, atau sebulan sekali bahkan 2 minggu sekali sengaja bolos buat maen yang udah direncanain, I don’t think so. Yah gpp sih kalo sekali-kali tapi buat gw sih kalo emang mau maen, yah kenapa engga dipilihlah hari libur atau sebelum bahkan sesudah kuliah not during the lectures. 



Sayang banget kayanya sehari ga masuk karena gw ngerasa ga dapet kuliah hari itu apalagi kuliah nya sangat-sangat penting untuk tidak dilewatkan seperti yang sudah penulis sebutkan di atas (cieeh, mati juga tuh bahasanya) contohnya seperti mata kuliah, Syntax yang telah didapatkan semester kemarin, kayanya kalo gw ga masuk sekali aja, gw bakal ketinggalan yang lumayan penting dan gw pun menjadi orang yang agak bego, telat aja gw jadi agak-agak pushing gimana gitu, tapi tak sia-sia saudara-saudara, dengan perjuangan itu gw mendapatkan nilai A, hahaha (naon seh, penulis emang aga-aga psycho seperti yang telah dikatakan teman-temannya) 

atau bahkan mata kuliah yang bener-bener super asik, entah karena dosennya yang super asik atau bahkan mata kuliahnya yang terkuasakan, contoh mr. Labwork which becomes my favorite or mr. Translation and mrs. Reading and miss spoken, back then in d3. Lagipula absen juga cukup berpengaruh untuk mendapatkan nilai yang bagus, mungkin aja nilai lo kurang untuk menjadi B tetapi karena si dosen melihat dirimu sangatlah rajin kuliah tidak pernah absen, so dia pun mengatrol nilaimu untuk menjadi B, asik khan. Terbukti lah. Iya gitu?? 

Gw juga pernah mengalami masa-masa jenuh, seperti sekarang, hehe, ato pas semester 5, udah dosennya ganteng pisan, ya mukanya ya ngajarnya, tugasnya lumayan juga ganteng. Hingga tergoda untuk melaksanakan sks di kantin. Intinya sih sayang, karena ilmu mah ga kemana lah larinya. 

Memang ipk dan nilai itu bukanlah segalanya, cuma lebih ke pembuktian penguasaan masalah dan kerajinan juga konsisten seseorang dalam menjalankan perkuliahan, percuma juga cum laude tapi gagap ngomong, fobia lingkungan kerjaan (emang ada gitu,whehehe) sehingga kurang sukses dalam pekerjaan. Cheers, 12.30.

Stasiun TV yang Proposional

Sebagai seseorang yang gemar menonton tv sejak SD, mungkin sedikit tahu perkembangan stasiun televisi kita. Semakin bertambahnya stasiun tv tidak menjamin peningkatan kualitas dari segi edutainment. Banyak orang berpendapat, pengaruh buruk sinetron saat ini bagi semua pihak terutama anak-anak, namun entah mengapa rating sinetron juga yang paling tinggi. 

Di satu sisi, mereka mengkritik keberadaan sinetron namun di sisi lain, mereka tetap mengkonsumsinya. Kalau tidak salah, awal tahun 2000, perkembangan sinetron mulai marak di Ind mungkin salah satu penyebabnya adalah menurunnya perkembangan film-film layar lebar. Tetapi, semakin marak, cerita yang disajikan pun semakin beragam dan cenderung menimbulkan efek negatif terutama mulai dari tahun 2005 hingga saat ini.


Hampir seluruh stasiun televisi pasti menayangkan sinetron, entah dalam bentuk FTV, sinetron atau FTV religi bahkan horor. Tentunya dikarenakan rating yang menyebabkan masuknya penayangan iklan yang lebih banyak. Namun, setelah diperhatikan, Trans TV dan Trans 7 adalah stasiun televisi yang cukup proposional bagi penonton. 

Tayangan sinetron hanya ditampilkan pada jam prime time, yaitu pukul 7 hingga 9 malam kecuali weekend. Sisanya jika diperhatikan kembali, Trans Corp banyak menayangkan edu dan infotainment (catatan: infotainment tidak hanya berbentuk acara gossip-RED). 

Contohnya: Pagi hari, tentunya selain berita pagi, Trans Corp menayangkan talk show seperti Dorce Show, Rumpi dan tentunya infotainment dengan format acara gossip hanya satu macam acara saja meski tetap sudah seperti makan tiga kali sehari, pagi siang sore; dan sore hari ditayangkan acara-acara kuliner dan wisata dimana hal tersebut cukup baik untuk disimak oleh semua umur. 

Tentunya tidak lupa acara Ceriwis yang fenomenal itu. Tayangan sinetron, seperti yang sudah disebutkan hanya ditayangkan saat prime time karena di malam hari sudah dijadwalkan film-film hollywood yang peminatnya juga lumayan banyak atau di Trans 7 sudah ada acara Empat Mata yang lagi-lagi fenomenal. Juga saat dini hari pun sudah tidak ada tayangan lagi, dimana menurut pendapat pribadi sangatlah setuju, wasting energy to broadcast programme in A.M time!!

Tidak seperti stasiun tv lain seperti SCTV dan Indosiar yang jika diperhatikan, hampir sepanjang hari menayangkan sinetron dari tema action tanggung, horor, remaja tanggung dan ironisnya acara-acara tersebut adalah acara-acara lama, jadi sinetron tersebut hanya ulangan saja. Dan maksud dari sepanjang hari, penayangan pukul 1 hingga 3 dini hari.

Idealnya, meski sulit. Metro TV adalah stasiun yang patut dicontoh, stick with one program which is NEWS seperti stasiun-stasiun tv di Amerika. Namun tampaknya sulit diterapkan di Ind, contohnya Global TV tidak bertahan hanya dengan menampilkan MTV saja.


Sebagai penikmat acara-acara import seperti series and sitcom. Sebetulnya tidak ada salahnya menampilkan program seperti itu, ada beberapa serial yang penuh dengan edutainment meski tetap hanya ditujukan setidaknya untuk 15 tahun ke atas. Contohnya seperti, CSI (Crime Scene Investigation). Ilmiah, seru, dan menegangkan. Namun memang terkalahkan oleh rating yang sangat sedikit penontonnya.

Tuesday, 7 September 2010

.. ternyata bos itu lebih rese dari guru dan ortu ;p ..



saya pernah bekerja di beberapa tempat, meski kerjaan terakhir yang agak sedikit lama bertahan .. and work is so fucking boring, karena gitu gitu aja.

Ok, first 3 months, is the most excited cos you meet new friends, new situation, new challenge, new job desc, everything new.

If you are good, then the following 3 months is the step where you start usual “OK” to handle things, I mean your job desc. After that .. boring and boring and boring, the only thing which is not boring is PAY DAY ;p ..

Menurut saya, kuliah itu yang paling asyik, seru. Apalagi kalau kamu enjoy di jurusan yang kamu pilih. Setiap hari mendapatkan sesuatu yang baru, ilmu yang baru, tugas yang baru. Pokoknya kita dapat terus berkembang.

Kalau kerja, kadang mentok, gitu-gitu aja sampai mabok hehe dan

.. bos itu lebih rese dari guru dan ortu ;p ..



Di tempat-tempat kerja sebelum ini sih, emang saya tidak bertahan lama, rata-rata 3 bulan.  Di yang terakhir ini, saya bertahan 20 bulan, hmm, rekor !!

Resenya apa sih,

Lebih rese dari guru, coba bayangkan. Kalau jajan dan mau jajan aja diomongin ini itu dulu ..

“Makan gorengan lagi, ntar radang tenggorokan loh.”

“Air buat bikin gorengan itu kan kotor, ntar kena diare.”
“Lagi musim baso tikus loh.”

“Minyaknya kan dipakai belasan kali, awas ati-ati  tuh gorengan.”

“Pasti kemaren bakso-nya kepedesan ya, jadi sakit perut gitu.”

“Hayo makan sambel terus.”

Hahaha .. lebih-lebih dari guru kan.

Lebih rese dari ortu ..



“Batuk, minum obat dong.”

“Udah ke dokter, terus kata dokter apa?”

“Kok, bisa sakit?”

“Belum minum obat memangnya?” (padahal itu baru ngabarin sakit jam 7 pagi dimana kita bangun jam 6 pagi jadi mana yang lebih dulu dilakukan, minum obat atau kabarin bos ;))

“Surat dokternya mana?”

“Ko gak dokter,kenapa?”

“Gak perlu reimburse, kenapa?”

“Check up dong, kamu sakit terus 3 bulan ini.”

“Kalau check-up nya gak dirujuk dari dokter, kita gak bisa reimburse.”

Hehe .. flash back ..

Ya, saya tau, menjadi bos itu tidak mudah, kalau ada karyawan yang gak masuk berarti ada tugas yang ke-pending dikerjakan jadi menghambat kinerja perusahaan yang memungkinkan perusahaan mengalami kerugian. Tapi apa musti se-rese itu. Kayaknya enggak juga ya.

Probably will have those kind of moments again any soon .. ;p .. yeay lebaran sebentar lagi, yang berarti jam tidur saya akan kembali sedikit normal, hopefully ;p

Saturday, 4 September 2010

CLOSED !!


r u tv series addict? mo pesen ato ngoleksi, mulai dari yang jadul kaya mcgyver, beverly hills 90210, charmed, will&grace sampe yang terbaru vampire diaries, gossip girl, NCIS ...



buruan pesen ...

1. Harga 1 Set (1 season) = Rp 85,000
2. Sistem waiting list jika memesan < 8 set
3. Jika ingin cepat maka minimal pemesanan 8 set
4. Setelah pesan 1 judul maka harus mencantumkan 2 judul cadangan, jika judul yang diinginkan tidak tersedia
5. Setelah itu transfer sebesar pesanan yang diberikan, setelah di-transfer uang tidak dapat dikembalikan, kecuali jika barang belum diambil dari tempat, hanya bisa ditukar dengan bentuk dvd bukan dalam bentuk uang ..

Jadi proses nya;
1. Pesen Judul Serial dimana tiap 1 judul dilengkapi 2 judul serial cadangan
2. Transfer biaya nya
3. Barang diambil di Bandung, sekitarnya ..



so what are you waiting for .. order now, GRATIS 2 film lepas & 2 Tempat DVD*

*selama persediaan masih ada

bisa kirim via message Facebook atas nama Puti Manira, twitter account @putimanira atau via email >> kit_p3@yahoo.com ..

buruannnn ...

Friday, 3 September 2010

.. series *AND ( ) sitcom ;p ..

Sitcom merupakan series tapi kalau menurut saya ada beberapa perbedaannya meskipun kata orang saya, tapi kalau kata saya beda (keukeuh jumekeuh ;p ..) ..

Kalau SERIES a.k.a SERIAL ---- >>

1. Pada umumnya bertema serius of course, karena sitcom kepanjangan dari … (I’ll explain below ;p), contoh Grey’s Anatomy, Parenthood, Beverly Hills 90210, Charmed, dan lain sebagainya kalau disebutkan satu-satu maka temanya bukan perbedaan antara sitkom dan serial namun judul tv serial yang dapat disebutkan oleh si blogger who is ME ;p



2. Pada umumnya, berdurasi 1 jam atau lebih tepatnya 40 menit tanpa iklan ;p .. tapi menurut pendapat saya ada juga serial tv yang berdurasi ½ jam seperti Sex & the City, Mind of Married Man … baru itu yang saya ingat ..



3. Pada umumnya ber-setting outdoor alias di luar studio tapi ada juga beberapa scene yang di-shoot di studio

4. Pada umumnya dalam 1 season memiliki 24 episode, minimal 18 episode (itu biasanya kalau rating penonton udah minim, masuk season 6 ke-atas, story writer nya udah bingung mau mengembangkan cerita ke mana lagi jadi cuma mentok sampai episode ke-18 aja ;p

nah kalau SITCOM ----->>

1. Short from SITUATION COMEDY so its all about comedy, menurut saya sitcom tergaring yang pernah saya tonton “SCRUBS” tapi heran juga masih bertahan sampai season berapa, 9 .. hmm .. gak rame ih ..



2. Berdurasi ½ jam karena kalau berdurasi 1 jam, mungkin nanti tingkat kelucuannya akan berkurang hehe ..

3. Ber-setting dalam studio, contoh: FRIENDS (dalam satu episode mungkin jarang ber-setting di luar studio kalau pun iya, kadang masih dalam studio yang di-setting seperti di luar), atau hmm, Rules of Engagement, dan lain sebagainya banyak sekali



4. Rata-rata 1 season 18 episode tapi ada juga yang 24 episode

5. Kadang ada yang memang dibuat 1 season aja, faktornya yah rating penonton kurang, biasanya ada yang membuat sitcom dengan bintang-bintang terkenal sehingga produsernya gak kuat bayar budget si artis ..

6. Tidak sebanyak series yang bertahan sampai 6 - 10 season, paling Friends, Everybody loves Raymond, Will & Grace, Cosby Show,  ..



.. gosh I miss my cable huhu, either I should pay cable OR buy dvds version OR pay unlimited & full internet connection & service … huaaa belum mampu bayar semua nya .. but you know, probably I cant get up from the bed if I pay cable especially connect with tv in my room ;p .. makin ndut aja kalau begitu …

H – 6 Lebaran 2010

Thursday, 2 September 2010

.. 1 day at braga ciwalk ;p ..



Wew its September already, hopefully HR from Mitrais will call me on 13th and make schedule for signing contract so I can begin at least at 20th and will have training to Bali, yeay, hehe don’t get too optimist put, amin ya rabbal alamin,

Or I have second scenario, mas Shendra from IMS will call me on 13th and make appointment for second interview for BRI KANWIL JABAR which is in menara BRI alun-alun and its smooth so I have to do medical check-up and start training this last Sept, amiiinnnn …

Or the third scenario is .. HR from Bank Mega will call me on 13th for the 2nd interview with the head of marketing product and signing contract, start working not long after that in Menara Bank Mega GatSu, wuiw, its 1 one the coolest building office in Bandung you know, :D, amin ..

But don’t get too optimist cos if it wont happen, it’ll let u down .. I wont, just hope ;p .. by the way, in half hour, I will have test for Microsoft Excel Program Training, cos since I refused 2 jobs last July, I know I wont get job on August cos its fasting month, so I decided to take that training program ;p .. kind of exciting actually but I’m afraid I will forget the formula ;p ..

Yeah you know, if you are unemployed on fasting month, the ratio that you’ll get a job is only 25%, why? Because I was unemployed 2nd times in Ramadhan, on 2007 and 2008, its kinda hard to get a job in Ramadhan cos its .. hmm what is it yaaa? …. Kagok in Indo ;p .. so if in the first week of ramadhan you don’t get news of signing contract, it will be always after Lebaran.

I know, I should take that job in Carla, but I am afraid it will be like the last employer, you know, small office environment with ch*nese employer ;p … trauma, phobia, etc ..

But yeah I will get a job any soon this month, anyway about this month, I’m gonna be 25, not so much change and still afraid of getting married, I mean not ready ;p .. you know, just before I take my last hour training program, I bought sandal ;p … for lebaran? Nope, I don’t have sandal ok, I bought very cheap sandal last July but you know, what can you except from fifteen thousand rupiahs product, it broke just 2 weeks ago ;p .. price wont let you down I guess ..

Yeah what the heck, I bought sandal, another purple and white ;p .. still crazy with the purple color ;p .. and my mom met her friend who happens to be one of my brother’s friend’s mom said that she as in my bro’s friend hasn’t got married, and you know my brother is 28 now .. and my mom told me, I said, its OK and perfectly fine if a girl hasn’t got married in that age as long as she has boyfriend, unless she doesn’t have a boyfriend more than 6 months, then she has issue, or maybe her mom ..

Anyway, again about marriage ;p .. my mom visit old neighborhood, oh ya my grandma from my dads passed away on Tuesday, Innanillahi wa innalilahi rojiun, may Allah receive her .. (is it correct grammatically ;p, excuse me) .. back to my moms and her friends, they talked about marriage, my friend’s mom will have a wedding for her 30 years old daughter, but she doesn’t agree with the son in law, cos she is kinda in wealthy fam and the son in law isn’t, so she doesn’t agree and really totally count every dime for the nuptial budget .. hehe, she said that if she doesn’t make a big wedding  in a big reception building then she will ashame with the neighbor her friends, but she doesn’t want to be the only part who pay everything … hufffthhh, one of many things that makes you get headache when you are a bride wannabe ..

Shut, its 10 minutes more, wish me luck guys ;p
1 day at braga city walk ;p
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...