Wednesday, 27 February 2013

Sharing Opinion

 Bagaimana pendapat anda tentang menikah di usia muda?

Menikah muda itu menyenangkan dan berkorban.

Menikah muda itu sangat dianjurkan karena menjauhkan dari hal negatif seperti pergaulan bebas, dll.

menikah muda itu wajar-wajar aja, sah-sah aja, malah enak kan menjadikan yang haram jadi halal secepatnya..hehehee. Yang penting dalam menikah muda itu kesiapan lahir batin bukan hanya sekedar oh-my-god-I-love-him-so-much-and-want-spend-my-whole-life-with-him gitu. Pertama harus siap dan rela kalau seumur hidup akan jadi teman tidur,makan, ngobrol, berantem dengan satu orang aja, kalo bosen? Ya eat that baby, siapa suruh kewong. Kedua harus siap punya anak diumur yang masih pengen jalan-jalan hore hahahihi sama temen-temen secara ngurus anak ngga kayak ngurus anak kucing. Ketiga harus siap menghadapi problematika rumah tangga yang (katanya) berjuta-juta banyaknya. Terakhir dan yang paling penting, udah punya duit dan penghasilan sendiri!!

Apakah anda sudah menikah, jika ya usia berapa anda menikah, jika belum usia berapa anda akan berencana untuk menikah? 

belum, usia 25-26

20 Tahun

20 Tahun

Kenapa memutuskan menikah muda? 

Karena pasangan yang berusia lebih tua.

Karena sudah merasa klop dan pasangan melamar padahal pacaran baru beberapa bulan lalu juga udah cinta, tidak mau kehilangan, dan karena capek pacaran melulu.

Bisa dijelaskan kenapa menyenangkan dan berkorban?  

Menyenangkan karena bisa mempunyai anak di usia muda dan kemungkinan punya anak lebih dari 2 sebelum memasuki usia rawan hamil namun berkorban menjadi ibu rumah tangga karena merelakan masa muda, potensi menjajaki pendidikan tertinggi dan karier yang menjanjikan.

Adakah perasaan menyesal? 

Ada

Tidak, sangat bersyukur karena dikarunia buah hati di usia muda dan berbangga hati meski masalah selalu ada dan kadang sedih tapi lebih banyak bahagia

Tapi sebenernya untuk pendidikan dan karier bisa dikerjar setelah menikah? 

Ya tapi banyak pertimbangan selain anak, pendidikan, kondisi keuangan yang terbagi-bagi, suami yang melanjutkan kuliah. Untuk karier belum mendapat ijin dari suami namun diijinkan untuk bekerja freelance yang waktunya fleksible.

Bagaimana rasanya belum pernah bekerja "kantoran"? 

Pernah sebenarnya sewaktu magang beberapa bulan semasa kuliah dulu namun saya lebih penasaran dengan pekerjaan yang diminati bukan kerja kantoran dibalik meja.
Pernah di hotel dan bank namun tidak lama, dan ada percecokan juga karena pasangan tidak setuju.

Lalu apa nanti mengijinkan anak untuk menikah muda?

Semua orangtua ingin yang terbaik untuk anaknya. Harapan pasti tinggi. Kalau yang terbaik untuk anak adalah menikah muda dan itu pencapaian tertinggi nya kenapa tidak.

Ya diijinkan karena jodoh jangan dihalang-halangi kalau jadi ketuaan nanti malah terlalu banyak intervensi dan penyesalan, yang utama adalah baik dan bertanggung jawab dan orang tua membantu memilih pasangan yang baik terutama dari segi religius juga memberikan pandangan bagaimana pernikahan di usia muda yang masih egois tapi bisa jadi proses pendewasaan diri.

Karir seperti apa yang sebenarnya ingin dicapai?

Soal pencapaian untuk apapun termasuk karier  menurut saya relatif. Karena manusia tidak ada puasnya. Buat saya sekarang menjadi ibu rumah tangga adalah karier saya hingga pencapaian akhirnya. Kalau untuk freelance job, saya gak neko-neko dijalani sebagai hobby juga refreshing. Jadi tidak ada pencapaian apa-apa

Ada tapi mungkin setelah anak-anak besar dan memilih usaha yang bisa dikerjakan dari rumah atau tidak menghabiskan waktu jadi fleksibel biar gak menganggu quality time dengan keluarga dan tetep mengutamakan anak dan suami.

Idealnya usia berapa bagi seorang wanita untuk menikah? kenapa?

Setelah lulus kuliah supaya bisa fokus kerja atau berumah tangga, salah satu beban lepas.

Umur 20 karena tingkat kematangan dan kedewasaan pas juga untuk punya anak, kalau di atas 30 udah rawan dan gak se energik waktu muda karena punya baby itu harus dijaga apalagi anaknya aktif.

Idealnya itu umur 23 - 28, itu umur masih belum ketuaan buat program nunda punya anak (misalnya).

Pendapat anda jika suami melarang anda bekerja?

gak apa-apa dilarang, asal dia bisa menjamin dapur tetep ngebul, anak bisa minum susu, listrik rumah bisa dibayar dan yang paling penting kita (istri) tetep dikasih uang jajan buat bersilaturahmi ke mall  

4 comments:

Ratih said...

Aku..akuuu pingin menikah di usia 23 tapi jangan punya anak dulu tapi ternyata kejadiannya kebalikan, si pacar masih kuliah (curcol jeungg) hehehee.

Puti said...

hmmm 25 aja lah, itu pas hehehehe

Evi Sri Rezeki said...

Saya, 27 tahun dan belum berencana menikah (secara pasti). Yang pasti kalau sudah menikah, saya akan tetap bekerja, bukan sekedar nyari duit tapi juga passion :D

Puti said...

Ya emang kalau belum ketemu yang pas jangan maksain juga karena umur tapi jangan terlalu over stay jomblo hehe, keep looking keep dating ;), kerja mah kudu deh kalau buat cewe, cowo yg melarang kerja kayanya gak make sense

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...