Thursday, 20 June 2013

Internship

Menurut saya internship alias magang alias praktek kerja lapangan sangat penting. Saya beruntung termasuk salah satu mahasiswa yang mengalami hal tersebut dahulu. Saya memang mengikuti program diploma yang katanya siap kerja pada awalnya lalu melanjutkan S1. Di program D3 biasanya ada mata kuliah PKL yang mana kita harus magang di kantor. Seperti yang sudah diocehkan di beberapa blog lalu, saya mengambil jurusan bahasa Inggris yang pada umumnya tempat PKL yang ideal adalah media baik koran maupun radio namun tidak menutup kemungkinan untuk PKL di bidang lainnya seperti saya, karena kakak saya menawarkan PKL di perusahaan telekomunikasi maka saya pun mengiyakannya. Meskipun tidak terlalu berhubungan dengan jurusan namun saya jadi mengetahui dunia perkantoran itu seperti apa.

Waktu intership saya memang tidak lama hanya sebulan namun menurut saya itu cukup bagi mahasiswa agar tidak terlalu shock saat nanti memasuki dunia kerja sesungguhnya. Jadi menurut saya seluruh degree baik D1 hingga S1 harus menerapkan mata kuliah internship atau sewaktu mahasiswa libur panjang mereka dapat mengambil pengalaman itu jadi tidak hanya untuk program kuliah siap kerja saja. Kenapa? karena banyak sekali "anak kemarin sore" yang menurut saya tidak mempunyai attitude cukup baik saat memasuki dunia kerja. Ok kalau anda masuk media dimana orang-orangnya banyak berusia muda dan "asyik" tapi kalau anda masuk perbankan atau BUMN dimana senioritas dan "gila hormat" dijunjung tinggi, hmm dijamin stress. Saya pertama kali kerja kantoran sebagai asisten sekretaris di perusahaan kecil di Bandung yang bergerak di bidang jasa boga untuk Rumah Sakit. Saya merasa saya cukup mempunyai bekal dan attitude yang baik menghadapi rekan kerja dan atasan. 

Bahkan pada evaluasi, supervisor saya memberikan kesan yang positif yang sangat melekat hingga kini. Namun setelah observasi dan bekerja beberapa tahun saya pun bertemu dengan junior fresh graduate sebagai co-worker, kenapa ya attitude mereka sangat kurang? Apa mereka tidak siap? Apa mereka terlalu dimanja? dan lain sebagainya. Kok kayanya saya dulu gak gitu-gitu amat. Belum lagi kalau sedikit-sedikit komplain. Saya pernah dengar ada fresh-g merk luar aka lulusan univ di luar negeri yang baru pertama kali kerja. Lalu dia kerjaan awalnya disuruh fotokopi dan dia ingin nangis. :D yeah well everbody will be at the lowest bottom first, saya juga pernah tuh nyampulin buku perpustakaan seabreg-abreg and that doesn't make me cry at all :D. Ada juga cerita PKL yang katanya kerjanya cuma tempel-tempel dokumen pake lem padahal di Bank Pemerintah terkenal, well honey semua ada awalnya dan kamu harus mau disuruh apa aja asal sesuai dengan aturan.

Monday, 17 June 2013

Avril Lavigne

New things means gak punya banyak waktu socmed blogging seperti kantor lama hmmm dan masih ada aja yang nge-bete-in soal si vendor itu. By the way, minggu kemarin, pagi-pagi sekarang biasanya udah nangkring di kantin sarapan telor dadar + sayur asem favorit hehehe. Gak sengaja denger lagu Avril Lavigne yang I'm with You dan gw baru sadar that I adore her especially her first album.

Anyway mengenai Avril Lavigne, cewe imut ini adalah penyanyi dari Kanada yang menelurkan kesuksesan albumnya hmm sekitar tahun 2002 an mungkin ya waktu gw SMA *yes it's been a long time ;p. Anyway her first album so awesome. Keren dan ditambah gayanya  yang ditiru semua cewek abg saat itu. Dengan bermodalkan u can see polos dan dasi, she is so cute yet rocky *apa coba. Emang saat itu gak beli kasetnya *masih jaman bo yes. Sempet pinjem dan membajaknya hihihi. I love almost her songs. Tapi my favorito adalah:
1. Losing Grip
2. Tomorrow
3. Naked

These 3 songs are wrock. Dan juga baru sadar kenapa lagunya si neneng ini jarang gw masukin playlist saat karaoke hehehe. Dulu pernah kayanya jaman di kelapa gading, beberapa kali gw nyanyiin *halah. Ok next pokonya. Sayang album-album selanjutnya kurang nampol meski ada beberapa hits nya yang gw suka seperti, my happy ending dan I wish you were here.

Thursday, 13 June 2013

Membuat Paspor via Calo

Since I was supposed to go Singapore for my new project, I made passport BUTTTTTT since also the employer gave such a short notice, they emailed on Thursday afternoon, and we have to go on next Sunday, while I don’t have passport and my important docs are in Bandung jadilah maka saya gak jadi berangkat.

Which I want to share here, kerempongan dalam membuat paspor via Agent alias CALO. Di kantor gw kemaren, susah banget untuk ijin sehari soal urusan pribadi emang sih boleh ijin bentar melipir keluar jam kantor tapi HALO ini Jakarta bung, susah deh kalau bolak-balik gitu kecuali punya motor sendiri dan hapal jalanan Jakarta makanya I decided bikin paspor pake CALO. Info yang didapatkan adalah sebagai berikut:

  • Bikin di Bandung sehari jadi 1,2 juta aja
  • Bikin di Cibubur katanya 3 hari cukup 700 ribu
  • Bikin di si Bombay (I’ll tell you later) di kantornya hubby 750 ribu
  • Bikin di agent dari temen gw 900 seminggu jadi

Akhirnya gw bikin di si Bombay alias Indihe di kantor laki gw since mungkin lebih gampang, ke Bandung susah, di Cibubur takutnya fotonya dimana ya udah deh katanya ni bakal foto di imigrasi Jakarta Utara di kelapa gading. Selasa akhirnya dokumen diserahkan ke si Calo dan dokumen asli diambil dari nyokap hari Selasa juga.

Berikut dokumen yang harus disiapkan:
  • Akte lahir
  • KTP
  • Ijazah Univ atau SMA
  • Buku Nikah
  • Surat Referensi Kantor
  • Kartu Keluarga

Sebenernya gak perlu semua ada beberapa optional aja dan gw bermasalah aja karena lupa bawa Akte yang folder nya digabungin ijazah SMA while dokumen lain di folder UNPAD. Masalah lain adalah Ijazah Univ gw namanya gak lengkap Cuma Puti Manira aja while KTP itu lengkap. Bingung gimana, ke Bandung susah, bokap juga di sini akhirnya minta tolong nyokap hari Rabu PP *hiks, hampura. Mana pas nyampe travelnya itu kaga lewat pula *ampunnnnn gw anak yang sangat merepotkan. Akte udah di tangan, Kamis pagi diserahkan sama si Calo berharap Jumat bisa foto taunya kaga malah hari Senin, what!!!!!!

On Monday I supposed on live training in Jkt office while other team are in Sgpr. Untungnya the schedule was on that tight jadi meluncur gw ke imigrasi kelapa gading on 10.30 naek taksi. Alhamdulilah sih gak terlalu macet tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii nyasarrrrr dan tau sampe jam berapa, 12 kurang. Si orang imigrasinya ngomel-ngomel dan gw harus balik Senayan jam 1 pdhl next training itu 12.30, sempet mau balik besok paginya tapi setelah “dibujuk” akhirnya bisa foto dan jadi Jumat, hmmm karena Kamisnya tanggal merah alias libur.

And I was back to office jam 1 lewat, telat dan malu. Fiuuhhh all done tinggal menunggu aja Jumat. Jumat dateng, si calo sempet gak aktif lagi hpnya, ya pokonya gw gak mau tau sih itu paspor kudu dianter ke kantor paling telat jam 5 sore. And finally we got our passport.


Ya meski gak jadi ke Sgpr kemaren gpp, I always said that “Bukan Rejeki Gw” kalau iya pasti gak kemana lah, so shall we go to Phuket hehehe. Ohya, bubye old office, welcome new project, pretty excited I was sitting with the international manager from US and project manager of Asia Pasific from Japan. I will mention later but I worked for the famous engine searching in the world even this is temp project and the blabla is not that great yeah at least I will get reimburse max 2 mil for a monthhhh *yihaaaa hahaha. Wish Me Luck yaaaaaaaaaaaa.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...