Thursday, 15 August 2013

Making CV

Sebagai seseorang yang demen pindah-pindah kerja, saya juga demen update cv apalagi kalau udah dapet kerjaan baru. Pertama kali bikin cv standar banget mengikuti contoh di buku and it's not good, HR think it will be not an ideal CV. Lalu saya menemukan CV punya orang entah dimana dan menurut saya cukup ok, sederhana, detail tapi tidak bertele-tele. Jadilah CV itu hingga detik ini menemani saya. Entah kenapa job experience saya yang banyak membuat saya senang untuk melihatnya sering-sering.
 
Sebagai orang yang tinggal di negara yang sudah mengaplikasikan Bahasa Inggris dari level pre-school, ada baiknya CV dibuat dalam bahasa Inggris, menurut saya lebih ideal kecuali memang jika ada perusahaan yang sedang buka lowongan dan mengharuskan applicantnya memberikan CV dalam bahasa Indonesia. Itu hal pertama yang dasar. Untuk surat lamaran gak perlu panjang-panjang, cukup dijelaskan dengan singkat, nama kita, pendidikan dan pengalaman kerja terakhir. Kalau bisa attach tanda-tangan kita yang sudah di-scan. Mungkin kalau sekarang gak terlalu repot yang smartphone punya resolusi kamera rata-rata 5 MP tinggal edit crop di aplikasi yang ada lalu kirim ke email nanti baru diedit di PC.
 
Nah untuk CV alias Curriculum Vitae, berikut hal-hal yang harus diperhatikan:
 
1. Pakai foto hukumnya wajib, maksimal 5 taun ke belakang, jangan pakai foto pas lulus SMA. Kenapa? karena HRD menilainya, bukan menilai secara fisik saja tapi dari kerapihan, watak dan lainnya bisa terlihat dari foto. Atau misalnya HRD gak perlu repot kan jika kamu apply di Bank Syariah yang harus menggunakan kerudung dan ternyata gak pakai, ya untuk apa, misalnya. CV tanpa foto nilainya 6 meski foto bisa di edit dan menipu tapi foto merupakan nilai tambah.
 
2. Jangan terlalu mengumbar hal pribadi, misal hobby yang terlalu panjang, alamat blog kecuali memang apply untuk menjadi writer *dulu saya pernah sih btw :p. Atau hal lainnya yang kurang penting. Cukup nama, alamat, no HP *penting, agama, jenis kelamin, berat tinggi badan, alamat email.

3. Cantumkan pendidikan kurang lebih seperti ini.
 
2000 - 2005 Institut Teknologi Bandung, Arsitek, GPA 2,75
 
Atau jika ada jurusan yang lebih detail tolong dicantumkan seperti saya majoring Linguistics.
 
4. Cantumkan Work Experience + Job Descnya secara singkat. Banyak sekali orang yang tidak mencantumkan Job Desc nya padahal itu sangat penting untuk penilaian awal dari HRD. Contoh:
 
2000 - 2003 English Teacher at English Course
 
Job Desc:
1. Teaching Grammar
2. Teaching Listening Comprehension
3. Teaching Composition
 
Kalau saya pakai reason of leaving since banyak banget pindah-pindahnya *biar agak bagusan dikit :D.
 
5. Tambahkan kualifikasi lain secara singkat, misal kursus bahasa yang pernah ditempuh, beasiswa, project yang pernah dijalani dan lainnya tapi tidak terlalu berlebihan.
 
Kalau menurut saya jembrengan seminar dan lainnya tampak kurang penting lagipula terlalu banyak halaman juga membuat malas HRD untuk membacanya. Perhatikan kerapihan paragraf dan huruf, samakan ujung paragraf jangan sampai ada huruf yang terlalu kecil atau gede juga perhatikan tanda baca. CV saya saat ini 3 halaman sudah cukup maksimal tampaknya tapi masih banyak space, kalau bisa jangan lebih dari 3 halaman. Sesuaikan hurufnya saja.
 
Tips untuk fresh graduate agar CV nya tidak terlalu kosong, masukan aktivitas kemahasiswaan atau sekolah seperti OSIS atau kegiatan lain. Kalau tidak ada ya tidak apa-apa tapi kalau ada sangat menambah nilai bagi HRD.
 
So selamat membuat CV. Agar lebih mudah sekarang sudah apply job online di jobsdb atau jobstreet. Bisa mencontoh dari itu. Good Luck.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...