Thursday, 30 January 2014

Pre-School & Kindergarten

Bingung mau nge-blogging apa mending sharing work experience selama ini karena untuk tema lain hmm gak ada yg ahli hehehe. Seperti yang sudah di”narsis”kan di hampir semua blog, gw nyari duit mungkin udah dari SD kali yah aha dan mulai kerja umur 20 sebelum wisuda D3 tapi memang officially kerja umur 22 di Kelapa Gading Jakarta. Kerjaan temporary itu adalah ngajar anak SD kelas 1-2 di tempat kursus bahasa Inggris di cabang deket rumah yang tinggal jalan kaki dimana main course nya di jalan ganesha samping ITB yang sekarang jadi warung pasta, jadi asisten sekretaris atau typist di perusahaan jasa catering rumah sakit, salah satu kliennya adalah RSHS juga sebagai librarian atau admin plus plus hehe di salah satu international school di daerah dago pakar Bandung. Kenapa gw bilang temporary karena periodenya sebentar.

Sesudah mengakhiri *halah, kerjaan temporary di Bina Bangsa akhirnya gw mengambil kerjaan di Kelapa Gading Jakarta sebagai admin sebuah pre-school baru yang judulnya international school karena pake kurikulum Singapore. Karena emang gak tahan nganggur akhirnya gw mengambil kerjaan ini setelah gagal masuk di TelkomVision daerah Tebet sana dan jadi penerjemah di Bank Akita Jepang.

Pre-school dan KG ini terletak di daerah Kelapa Gading Jakarta Utara, gw milih juga karena deket travel Bandung-Jakarta, gajinya cukup ok dengan libur yang lumayan banyak meski gak dapet cuti. Saat itu gw dikontrak 1 ½ tahun dengan tambahan 2 bulan training. Resmi sudah jadi anak kost dan pindah di bulan November 2008. Jarak kost ke sekolahan cukup deket, kalau jalan kaki ya kurang lebih 15 menit, kalau naik angkot bayar seribu perak aja. Owner dari sekolah ini adalah 3 bersaudara *Chinese Surabaya, yang paling gede sebut saja miss x adalah principal, mr y adalah direktur dan ms z adalah finance yang gak stand by setiap hari karena dia kerja juga di salah satu bank. First impression, mereka baik banget, sebagai seorang pemilik dan bos, mereka turut bekerja bantu kita-kita (admin, guru, cleaning service). Waktu pertama kali karyawannya kurang lebih ada 10an, admin 2 orang, guru per kelas beberapa orang, guru bahasa Inggris, guru bahasa mandarin dan si ibu yang kerjaannya bebersih alias cleaning lady.
Sebagai seorang admin sekolah yang juga front desk, ternyata kerjaan gw lebih diberatkan ke bagian promosi alias mengundang orang tua sebanyak-banyaknya untuk ikut trial (coba kelas gratis). Sebagai sekolah baru mereka cukup berani memberikan nominal gaji yang lumayan *waktu itu tahun 2008 dan gaji nya rata-rata > 2 juta, untuk guru bahasa malah karena lulusan luar negeri gajinya sampe 6 juta, dengan kondisi sekolah belum ada murid. In summary kerjaan admin adalah sebagai berikut:

  1. Mempromosikan sekolah dengan cara mengundang orang tua murid untuk trial atau coba kelas gratis, mem-follow up data base customer untuk mengenalkan sekolah dan promo.
  2. Memberikan layanan kepada customer dalam hal ini adalah orang tua murid dari mulai memberikan informasi, mendengarkan komplain saran dll.
  3. Melakukan administrasi pendaftaran sekolah mulai dari isi formulir, pembayaran, menyiapkan seragam buku dll, membuat laporan sederhana (diknas, inventaris, list murid dll)
  4. Melakukan inventaris sekolah mulai dari barang-barang, mainan, buku, seragam, stok pantry dan stationary mulai dari tissue, pulpen, bahan untuk membuat art&craft
  5. Cek keadaan sekolah seperti ac yang hidup padahal ruangan tidak dipakai, mainan yang rusak, tissue yang habis, kunci pintu kelas setelah dibersihkan dll (cleaning lady juga report kepada admin)
  6. Assist guru di kelas jika dibutuhkan bantuan terutama saat ada guru yang tidak masuk.

Kurang lebih kerjaan gw kaya gitu lebih ke marketing dan general affair, tugas admin-nya malah sedikit. Setahun pertama sih ok ya hehe, hubungan dengan guru, ortu dan bos lumayan ok lah meski pada bulan ke-4 akhirnya bos memutuskan admin jadi seorang saja hiks dengan bantuan miss x untuk follow up parents. Ya di sana gw belajar banyak, karena admin sendiri dan mereka strict banget soal laporan follow up costumer jadi gw rutin meeting bertiga sama ms x dan mr y untuk perkembangan bertambahnya murid haha malah kalau dipikir-pikir mereka detail banget, contoh: berapa banyak parents yang difollow up hari itu, bagaimana responnya, berapa yang mau trial, yang gak tertarik itu kenapa dan lain sebagainya. Kalau gak kerja di situ mungkin gw akan kaku menghadapi bos-bos berikutnya haha.

Dan setelah setahun berlalu itu, ya namanya kerjaan, ada ajaaa hehehe. Mulai keliatan deh minus nya tapi ya gw gak akan sebutkan di sini, kurang etis juga, lagian sudah berlalu. Mungkin yang bisa gw sampaikan, manajemen terlalu strict terutama sama guru-guru jadi gak bebas berekspresi apalagi untuk fasilitas juga dibatasi alias pelit bo hahaha. Ya selama gw kerja di sana yang resign cukup banyak, kalau missal manajemen bagus pasti bakal betah-betah karyawannya. Apalagi pas selesai kontrak dari 8 orang staf yang memutuskan gak lanjut kontrak 5 orang hehehe.

Kelebihan kerja di sana yaitu gaji yang lumayan dibanding temen-temen yang ternyata ada yang gajinya masih 1,5 juta padahal Jakarta gitu loh, libur yang banyakkkkk jadi kalau gak pakai kurikulum local jatah libur ada 4 kali yaitu, 1 minggu spring break di bulan maret, 2 minggu di taun ajaran baru bulan juni, 2 minggu libur lebaran dan 2 minggu libur natal, enak kan sementara gaji full pemirsa tapi ya tentunya kita gak dapet cuti dan untuk izin dengan alas an yang gak jelas, manajemen biasanya agak rese hehe karena ya mungkin udah dapet libur sekian banyak, jam kerja nya santai, masuk jam ½ 8 pulang jam 4 sore tapi emang lunch break gak bisa keluar kalau pun mau keluar juga harus izin dan gak boleh lebih dari setengah jam, kerjaannya juga gampang gak bikin stress kalau bosnya gak bikin stress apalagi kalau kita udah tau celah-celahnya buat ngatur waktu kerjaan dan waktu leha-leha.


Ya begitulah yang gw dapatkan saat gawe di gading, gw pernah dibikin nangis sama bos gw 2 kali karena ketidakadilan ahaha, seru-seruan ngejek bos sama office mates kalau dia gak ada, merdeka admin kalau anak-anak field trip karena gak ada siapa-siapa Cuma sama cleaning lady, bĂȘte nya semua orang kalau udah ada meeting semua dan lainnya. Ya kalau gak gitu mental cemen gw mungkin gak berkurang hehe. Sayang sekali sekarang sekolahnya sudah tutup after 5 years because of personal problem of owner, sebenarnya mereka bisa saja merekrut orang kepercayaan untuk menjalankan sekolah yet trust become their issue. I got lot of experience for almost 2 years there. Thank you.

Monday, 27 January 2014

C-Section



C-Section atau operasi Caesar dilakukan saat melahirkan jika kondisi ibu tidak memungkinkan untuk melahirkan secara normal, contohnya: sungsang, plasenta plavia eh apa namanya plasenta yang nutup jalan lahir, bukaan gak maju-maju, gagal induksi, ibu mempunyai histori penyakit yang membahayakan tapi ada juga yang memilih Caesar karena tanggal cantik atau memang takut melahirkan normal, dan lain sebagainya.

Jujur aja, saya juga agak sedikit parno lahiran normal kontraksi sampe belasan puluhan jam, ngeden, kalau gak berhasil ngeden digunting dan akhirnya dijahit tapi ya emang to be a mom harus disiapkan mental bahwa hamil itu challenging dan melahirkan itu sakit. Kemarin karena sungsang posisi kaki dan tangan di jalan lahir makanya I prefer c-section. Setelah tanya-tanya temen-temen yang Caesar juga karena sungsang suggest untuk operasi aja karena banyak juga kasusnya udah pembukaan trus mentok, diinduksi masih gak brojol akhirnya operasi juga, sakitnya dobel.

Jadi bagaimana rasanya operasi Caesar? Hmm ngilu to the max pasca operasi tapi alhamdulilah after almost a month, I am fine meski parno *teuteup ya, takut kenapa-napa. Jadi hari sabtu itu saya kontrol ke dokter dan karena sungsang saya minta operasi ke dokter, si padok bilang hari Senin aja *oh ok Senen lusa ya, si hubby langsung pucat pasi mukanya hehe. Hari minggu saya cek lab *darah urine dan lainnya. Setelah hasil lab keluar tadinya mau nunggu dokter tapi karena gak boleh masuk sama satpam akhirnya masuk UGD oh iya tetep ya lupa, Senin subuh saya keluar flek *yes it means si dede emang udah siap mau brojol as I wish pengen lahiran di bulan Desember since kalau Januari cepet tua alias ultahnya duluan hehe.

Di UGD, periksa standar, periksa denyut dede nya juga lalu cek dalem *ouch. Since udah pernah USG vaginal jadi pas cek dalem itu ya ngilu dikit hehe. Result gak ada pembukaan dan saya pun langsung masuk ruang bersalin. Di ruang bersalin, diperiksa lagi denyut dede bayinya pakai alat yang lebih canggih entah namanya dan kalau dedenya kerasa gerak, saya harus pencet tombol supaya ketauan juga gerakan bayinya. Setelah itu dokter kandungan dan internis datang buat periksa lalu bilang operasinya besok pagi atau siang jadi langsung rawat inap aja lagipula udah flek. Saya di suggest untuk di uap karena ada histori asma, saya pun di infus dan dikasih oksigen pakai selang. Oh ya detak jantung si dede nya diperiksa lagi karena ada kontraksi juga meski sedikit.

Sorenya masuk kamar kelas 2 karena kelas 1 penuh, suster bilang kalau mulesnya makin menjadi harus dikasih tau. Waktu malemnya emang makin sering mules sih dan bilang suster tapi katanya selama air ketuban belum pecah gpp lagian emang jadwal ops nya besok tapi makin malem wuihhh ko makin kerasa ya, akhirnya jam 11 an saya cek dalem lagi *ouch dan yang ini ngiluuuuuuu *hiks, eh ternyata udah pembukaan 5 *whattt jadi usg screen liat posisi bener gak kaki di bawah karena kalau pantat masih bisa normal. Setelah usg bidannya cek dalem lagi *another, ouch hari itu tiga kali cek dalem ya hehe. Akhirnya bidan tanya dokter apa harus operasi saat itu juga atau gimana.

Ya resultnya operasi saat itu juga, akhirnya di uap dulu lalu dipasang kateter yang gak terlalu berasa karena udah cek dalem 3 kali haha, dicukur bagian yang mau di operasi, buka semua asesoris yang nempel di badan dan ganti baju. Udah selesai, saya pun diboyong ke ruang bedah *masih belom berasa deg-deg an loh *ahahah si puti emang parah kebangetan berdarah dinginnya :p, ada misua and bonyok, minta doa restu lalu masuklah ke ruangan *berasa greys anatomy haha. Pindah kasur *hadeuh kenapa gak diangkat aja, udah mules suruh geser-geser hehe. Lalu jreng jreng jreng, ada si pak dokter yang nanya kapan terakhir makan, lalu tiba-tiba mual karena entah disuntik apa dan sempet muntah tapi masih di mulut lalu dokter anestesinya bilang, dimulai ya bu, gak sampe 3 detik langsung pingsan gak inget apa-apa.

Tiba-tiba kebangun denger suara salah satu mesin di ruang bedah, mata melek, badan belum bisa gerak tapi berusaha ngegerakin tangan kaki. Nah rada deg-degan karena berasa kaya eureup-eureup tau gak kalau lagi tidur dan susah bangun takut gak bangun lagi tapi gak lama ada si hubby dan nyokap katanya udah subuh *wahh tadi operasinya jam 1 malem hehe. Kurang lebih setengah jam kemudian akhirnya saya bangun meski masih fly *halah karena obat bius kali ya dan dehidrasiiiiii, haus banget pengen minum tapi gak boleh. Lalu dipindahin ke kasur pasien *kali ini gak geser sendiri haha kebayang kalau iya dan itu gak mungkin. Lalu akhirnya masuk kamar berasa gak enak karena bagian ms v, basah to the max. Ngilu tapi karena masih pengaruh obat di infusan jadi belum terlalu berasa lalu ngobrol blab la bla. Boleh minum tapi gak boleh banyak harus seteguk-seteguk - -“ lalu dokternya dateng dibecandain, loh ko udah kemps perutnya kan operasinya nanti malem *jiah kebayang nunggu malem mah dok haha. Katanya gak boleh makan sebelum kentut tapi udah boleh minum susu. Oh iya dari subuh abis operasi belum liat bebi bala-bala yang dinamakan Safaniya Zaheera baru susternya bawa doi jam 9an buat nenen dan langsung hop nenen ternyata asinya udah ada hehe.

Ya begitulah pengalaman operasi kemarin, pasca operasi yang dirasakan adalah:
  1. Waktu masih diinfus, ngilunya belum terlalu maximum banget tapi setelah cabut infuse uwow, ngiluuu to the max. Belajar miring kiri kanan even takut apalagi ngegerakin pantat sampe pantat mati rasa dan mungkin tepos sedikit :p.
  2. Lepas kateter berarti kudu pipis sendiri, mamah takut, dan pertama kali mandi di kamar mandi tentunya dibantu suster wuahhh ngilu tapi waktu itu masih pasang infus. Oh ya mandi pertama setelah operasi dimandiin suster baru besok sorenya mandi di kamar mandi.
  3. Takut banget gerak banyak-banyak, kalau mau turun kakinya dibantu turunin *asa paralyzed *nauuzubileh, naek kasur juga, geser pantat pelan-pelan banget hiks, jalan kaya kura-kura * a very slow motion, ketawa batuk bersin pun ngilu jadi saya marahin orang-orang yang ngajak ketawa dan gak nonton yang lucu selama dir s *galak senggol bacok :p
  4. Hari rabu udah mulai jalan ke ruang bayi, kamis jalan-jalan lebih banyak lagi, jumat juga ke lantai atas *horay.
  5. Napas engap bukan sesak napas karena asma tapi sisa-sisa obat bius dan itu berasa sampe 2 minggu sampe di rumah juga susah tidur apalagi terlentang, alhamdulilah sekarang udah bisa meski masih rada kagok
  6. Susah kentut pup akhirnya pakai obat pencahar heuks apalagi masih minum obat penambah darah.
  7. Gampang cape mungkin karena baru sebulan ya, kemaren jalan kaki ke ruko udahnya asa cape, jalan juga masih selow belum bisa cepet-cepet, masih ngilu dikit-dikit oh ya fyi yang bikin ngilu adalah jaitan dalem kalau jaitan luar mah bagus segaris doing di atas ms v hehe.


Hmm apalagi ya, nanti ditambahin kalau inget yang pasti cukup sekali aku merasakannnn *lagu dangdut mode on :p, rawat inap di rumkit okeh karena gak enak dan mahalllllllll hehe, aminnn.

Saturday, 25 January 2014

Review RS. Al-Islam Bandung

Seperti yang sudah di-curcol-kan beberapa lalu, diantara pilihan asuransi untuk reimburse melahirkan antara hasan sadikin, sariningsih dan al-islam ya pilihannya cuma RSAI yang paling deket dan rekomendasi kaka ipar alias ponakan sendiri yang lahir di situ juga 2 orang temen yang juga sharing soal ini.

Akhirnya pas akhir Oktober pindahan ke Bandung langsung kontrol ke sini pindahan dari RS JMC di Jakarta. Bulan Oktober itu saya udah 7 bulan. Pilihan dokternya adalah dr. Anissa yang praktek hari Sabtu jam 2 siang soalnya si hubby masih di Jakarta dan dia balik ke Bandung Sabtu pagi. Kenapa pilih dokter ini, karena dokter cewe yang emang lebih comfortable since di Jakarta juga pilih dokter cewe even sebenernya gak masalah juga sih dokter cowo. Pernah liat juga di blog review ttg RSAI dan katanya si bu dokter ini yang cukup memuaskan.

Untuk biaya cek up di RSAI Cuma Rp 80,000 (30 admin, 50 dokter) yang pukul rata juga untuk poli lain. Cek-up nya pasti termasuk USG Cuma belum termasuk print foto yang agak ribet karena gak bisa langsung print foto di situ harus ke lab dan saya juga gak tau biayanya soalnya gak pernah print foto *waktu di JMC juga Cuma 2 kali aja.

Pemeriksaan oleh dr anissa cukup memuaskan, meski dia masih muda tapi penjelasan pas usg cukup detail dibanding dokter di jkt Cuma sayang mesin usg nya kayanya masih jadul jadi gak bisa periksa detak jantung bayi. Kekurangan lainnya yaitu ngantriiiiiiiiiii *lebay yang edan-edanan. Waktu pertama kontrol saya datang ke RS jam 12an sekalian jemput misua di travel, waktu itu dapet no 30 an dimana dokternya mulai praktek jam 2. Saya pikir palingan mungkin jam 4 stgh 5 an lah paling telat kebagian periksanya kaya waktu di jkt. Waktu itu karena nanggung jadi nunggu aja di rs sekalian solat makan dll. Taunya saya kebagian diperiksa pas magrib pemirsa --“ jadi ya Cuma nunggu 6 jam aja dan system rs juga gak membatasi penerimaan pasien, ngobrol sama pasien lain ada yang sampe nomor 60an *oh my kebagian jam 9 malem.

Waktu periksa kedua akhirnya diakalin agak pagian dan dapet nomor belasan *lumayan lah, lalu pulang ke rumah dan pergi jam 3an *bolak-balik. Tapi tetep jam berapa ya waktu itu diperiksanya, kalau gak salah jam 5 - -“. Akhirnya setelah misua resmi pindah Bandung, saya pun pindah dokter ke jadwal sabtu pagi, dr Sunardi yang lebih senior juga dan menangani ponakan saya lahiran. Lumayan bo gak terlalu ngantri lagipula kalau dari pagi paling siang juga beres jam 11-12 langsung maksi jalan-jalan dan pulang hehehe. Dokternya gimana? Enak, akhirnya milih dokter cowo juga, detail dan gak bikin tegang. Sama pak dokter udah mulai cek seminggu sekali karena udah Desember *horay.

Nah berhubung pas cek in 38 weeks, saya sungsang jadi saya memutuskan untuk operasi Caesar setelah tanya temen-temen yang operasi juga dan berhubung saya orangnya parno jadi ya udah pasrah aja mau Caesar atau normal yang penting sehat, semua selamet, sempurna si baby. Berhubung juga rencana operasi hari senin maka saya cek lab hari minggu dan memang kalau harus rawat inap hari itu juga bisa untuk preparation, karena hari minggu juga poli tutup makanya saya masuk UGD setelah hasil lab keluar ya lalu cek dalem dan belum ada bukaan oh iya pas paginya saya udah flek hehe berarti emang udah waktunya si dede brojol.

Di RSAI ada  4 kelas: kelas 1 sd 3 dan VIP. Untuk kelas 3 terdiri dari 5 pasien, kelas 2, 4 pasien yang Cuma dapet fasilitas kipas angin aja while kelas 1 itu 2 pasien dapet fasilitas ac dan tv, untuk VIP ya private room dapet sofa segala rupa. In result sih treatment dari kontrol hamil, beli obat, masuk UGD, ruang bersalin, operasi dan pasca ops so far memuaskan meski ya ada lah hal kecil yang kurang tapi gak masalah.  Great things there are:

1.       Dokternya kooperatif, ramah, susternya cukup telaten apalagi yang bantu mandiin di kamar mandi hari kedua pasca ops soalnya selang kateter udah dicabut jadi mau gak mau kudu jalan ke kamar mandi dan ngilu to the max.
2.       Setelah ops karena kembung susah kentut pup juga engap bukan sesak napas yang biasa akibat asma kambuh tapi lebih ke seperti ada yang ketahan di tenggorokan atau berasa masih ada sisa obat bius di paru-paru, susternya langsung kasih selang oksigen and it worked karena saya jadi gak bisa tidur, berbaring pun engap.
3.       Kebersihan lumayan ok, makanan juga on time dan menurut saya mah makanan rs enak-enak aja apalagi snack siang sore nya hehe.
4.       Suasana rs nya gak serem mungkin karena nuansa islami nya kental *spent new years eve there sambil nonton the avengers berdua sama misua :p

Untuk perkiraan biaya nya adalah sbb:
1.       Kamar kelas 2 Rp 220,000/hari
2.       Kamar kelas 1 Rp 400,000/ hari
3.       Biaya ops Caesar kelas 1 +/- Rp 9 juta an

Oh ya untuk VIP dan kelas 3 masing-masing cuma 1 kamar aja, memang gak terlalu banyak kamar dan di 1 lantai aja, kalau gak salah kelas 1 dan 2 nya ada 3 kamar. Kemarin karena penuh jadi sempet di kelas 2 dulu setengah hari dank arena nunggu baby bala-bala sehari jadi total 5 hari padahal harusnya 3 hari dan perkiraan ops Caesar di kelas 1 itu kurang lebih 13 juta an. That’s a wrapped, gak mau lagi operasi-operasian cukup sekali rawat inap di rs *amin, semoga bermanfaat.

Sunday, 12 January 2014

My name is ...


Sambil begadang nungguin bebi bala bala, marilah busui (bumil lulus :p) produktif nge-blog lagi di tahun 2014 ini. Soal nama anak, ternyata milih nama itu susah-susah gampang, apalagi gw pengennya yang gak pasaran. Mana si hubby gak kreatif lagi cari namanya heu. Beruntunglah ada mbah gugel. Dulu pengen banget nama anak gw dari satu kata bahasa Inggris yang spelling nya gak susah, tapi kebayang juga sih begitu ada temennya atau siapa yang gak fasih bahasa Inggris manggil nya jadi tetep salah.

Dalam pemilihan nama, satu yang paling penting, jangan terlalu panjang. Kalau bisa sih dua kata aja karena nama gw yang terdiri dari 4 kata itu ribet. Ribetnya, selalu salah di pengumuman lah surat lah atau apa, emang alhamdulilah rapot ijazah dll dokumen penting so far gak pernah salah. Bukan berarti gw gak suka nama gw sendiri tapi kayanya lebih simple kalau namanya lebih pendek jadi waktu kuliah, gw memutuskan untuk memakai 2 nama depan aja yaitu, Puti Manira alias nama beken hahaha.

Cuma berbekal gugling dan intip buku nama kalau ke took buku *gak modal :p, akhirnya finalize punya 3 nama, satu nama cowo. Soalnya semenjak cek up di Bandung, si dokternya bilang si bebi lagi tengkurep atau ketutupan kakinya tapi dokter Triani cantik di JMC sangat yakin bilang cewe dan terbukti benar waktu usg 4 bulan, doi bilang, “ya pak bu, jenis kelaminnya udah keliatan, cewe, ini pak ada garisnya kelihatan”. Gw dan hubby angguk-angguk aja kaga ngarti dan kelihatan jelas juga hehehe. Setelah pengajian 4 bulan juga nyokap dan bu haji suggest kalau anaknya cewe baca aja surat Maryam tiap malem dan gw pun membacanya tiap malem. Meski sempet mengira si bebi cowo karena pernah ngimpi gendong baby cowo dan ada ibu-ibu bilang, aduh neng ieu mah pameget, jadinya nyiapin juga nama cowo dan berusaha beli baby stuff yang netral *bukan pink, even ada beberapa juga because I cant resist.

Balik lagi ke soal nama, dulu waktu kerja di pre-school, ada murid gw namanya Farra Iva. I think it’s a great name dan pengen juga menamai anak gw dengan itu tapi dipikir-pikir, gw punya 2 ponakan meski jauh namanya Farah *mirip-mirip juga dan nama ketiga gw juga Farah. Oh ya konsep awal *halah, pengen menamai anak dari huruf F, nama laki Fauzan, gw Farah hahaha tapi apa daya gak dapet nama yang cucok. Ada nama Fiachra dari bahasa Irlandia artinya hadeuh lupa :p tapi nanti takut dipelesetin Viagra *heu. Pas di kantor juga ada nama mba-mba cantik, Findira, sumpeh cantik banget dese *elus-elus perut waktu pas hamil haha. Apa pilih nama itu ya tapi kebayang gak sih kalau nanti ketemu di mall terus ditanya, nama anaknya siapa, kok sama heuheu. Gagal lagi. Lalu kepikiran nama Ivana as in Ivana Trump lucu juga tapi from Jewish deh. Ada juga nama Samahita dari bahasa Sansekerta dan nama Syazana tapi spellingnya agak ribet.

Akhirnya 3 final names are:
  1. Safaniya Zaheera
  2. Syarafana Zaheera
  3. Raziq Ahmad Khairy

Semuanya dari bahasa Arab hehe, Safaniya artinya mutiara, Syarafana artinya kebijaksanaan, Zaheera sebenernya penulisannya Zahirah Cuma kayanya temen ada yang sama dan gw pengennya double e biar keren *halah salah satu artinya adalah cantik. Nama cowo pake Ahmad melanjutkan tradisi hehe Cuma gw pengen nama Ahmad nya ditaruh di tengah semacam Irgi Ahmad Fachrezi :p. Milih Safaniya karena kayanya sih gak terlalu pasaran, belum pernah denger nama itu, dulu ada murid namanya Shafa and she is beautiful also :p tapi bukan short from Safaniya. Untuk panggilannya Faya atau Safa juga boleh dan setelah beberapa hari baru kepikiran yeay we all have F initial *halah. Pilihan nama panggilan juga dari Safa // Fani // Niya // Aya *nope asa Andi Soraya :p// Zee // Zeera // masa Zara sama kaya neng Elzara ateuh akhirnya Faya aja.

Sempet ingin menambahkan satu kata lagi katanya supaya kalau bikin paspor haji gampang karena kudu 3 kata tapi ya gak nemu yang sreg dan ya udah lah sapa tau entar mah jamannya dese peraturannya berubah.


xoxo – Fauzan – Farahniaz – Faya - xoxo

Sunday, 5 January 2014

Hello 2014

I have a super dupper great news, I am officially a mom, we are officially parents hehe. Introducing Puti+Fauzan’s daughter ;)

Nama: Safaniya Zaheera (Mutiara Cantik in Arabic)
Lahir: Senin, 30 Desember 2013 Jam 02.35 (C Section)
Berat 2,6 Kg Panjang 49 Cm
RS Al-Islam Bandung with Dr. Sunardi
Finally ya setelah penantiannnnn hehehe, alhamdulilah. Short story, jadi terakhir kontrol itu sabtu tanggal hmm 28 Des and its still sungsang si dede nya, so we decided  to have c-section karena eike parno eh dokternya malah suggest hari senennya, oke jadi minggu as in besoknya cek lab dan lain-lain juga kemungkinan langsung rawat inap untuk prep nya. Pulang dari rs sempet jalan-jalan dulu sama ponakan and kakak ke kepatihan, gak lama sih dan malemnya tuh mules-mules, si dede gugurubugan asa gak bisa diem dan emang seminggu itu kayanya gw udah kontraksi yang hilang dan pergi semaunya hehe.

Subuhnya pas pipis ko agak kuning merah gitu taunya eike udah flek dong, heu berusaha gak panik, langsung siap-siap aja menuju rs lebih awal. Udah packing dari 2 minggu lalu kalau gak salah jadi tinggal bawa aja. Sempet mandi, makan, bedakan dulu hehe. Pertama masuk ugd karena hari itu minggu, poli tutup dan suruh cek lab dulu, setelah cek lab keluar tadinya mau nunggu dokter Cuma karena gak boleh masuk ke lantai 3 ruang bersalin akhirnya masuk ugd dan cek dalem ouch ouch, sakit dikit dan gak ada pembukaan. Akhirnya masuk ruang bersalin, cek jantung dede and kasih infusan dan karena ada mules dikit jadi langsung rawat inap aja.

Malemnya wuihhhh mulesnya makin oketa dong akhirnya bilang suster meski sempet dibilang, ya bu gpp kan mau cesar besok padahal suster sebelumnya bilang kalau mulesnya makin sering harus ngomong ya bu, jam 12 an karena gak tahan bouw akhirnya cek dalem lagi, ouch dannnn udah pembukaan 5 *pantes :”((. Usg dede posisi di bawah adalah tangan kaki lalu cek dalem lagi *another ouch. Ok operasi sekarang ya, siph *kaya santey padahal tegang dan emang udah gak kuatttt heuks. Lalu masuklah ke ruang bedah dan tiba-tiba anestesinya bilang, dimulai ya bu dan tiba-tiba pingsan lalu bangun tapi susah ngedenger suara *mesin entahlah apa sambil coba gerakin tangan kaki. Ada nyokap, and she said the baby is a girl and so beautiful lalu hubby menyusul. Alhamdulilah. Udah ops gimana put, heuks ngilu to the max, alhamdulilah pulang hari Jumat kemarin and we are officially riweuh happy, gak tau juga kalau nyokap gw jauh atau gimana, huaaaa bingung ngurus baby.


Always wish us luck ya, nantikan cerita baby berikutnya hehehe. *foto nyusul.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...