Monday, 4 July 2016

#rendrakania

Saat saya bercerai, orang-orang pd umumnya dan bbrp teman yg tdk mengetahui saya dgn mudahnya berbicara seperti ini:

Lo sibuk banget sih mementingkan karir di atas segalanya, anak kurang keurus apalagi suami.

Padahal mereka tau apa ya.

Beruntunglah bagi kalian dgn pasangan yang mempunyai pekerjaan brilliant, gaji minimal 3 kali lipat umk kota, tidak ada cicilan rumah mobil kartu kredit dan lainnya. Dgn mudah membeli mainan anak ratusan ribu setiap bulan. Makan di resto mall setiap weekend.

Beruntunglah bagi kalian dgn pasangan yg melarang kalian kerja, artinya dia gak mau lo repot bu, di rumah aja fokus anak keluarga.

Beruntunglah kalian yang setiap tahun bisa berlibur 2 kali bisa mudik setiap natal dan lebaran.

Beruntunglah kalian dgn orang tua yg sudah menyiapkan dana pensiun atau masih mendapatkan gaji pensiun.

Beruntunglah kalian dr keluarga menengah keatas yg dgn mudah menikah tanpa harus melihat saldo tabungan kemudian pindah rumah dimana dp sudah dibayar lunas orang tua dengan warisan mobil agya yg sisa cicilannya tinggal 1 thn.

Tidak semua working mom yg memang egois,

Gw sih harus kerja ya kalo di rumah bisa gila.

Kebanyakan gitu tapi di posisi saya, saya membantu keluarga, tentu finansial, saya tdk mgkn dgn mudahnya kpd pasangan utk minta uang belanja beras utk ibu saya yang memang sudah janda ditinggal bapak saya belasan tahun dan hanya mengandalkan warung kecil krn penyakit diabetesnya dan biaya perawatannya yg tidak kecil.

Saya tdk mgkn mudah kpd pasangan utk minta uang spp sekolah adik saya yg msh smp.

Bisa tapi rasanya tidak adil. Dia juga mempunyai keluarga yg harus diperhatikan.

Ya saya kerja selain utk anak adalah untuk keluarga saya. Belum lagi hutang saat saya kuliah, biaya menikah yg cukup besar.

Menjadi working mom bukan sekedar, ya gue harus kerja krn gue sarjana, gak mungkin gak kerja.

Ada keluarga di balik itu yg mengandalkan seorang working mom.

Hanya karena orang biasa menjadi working mom orang dgn mudah mencibir, ibu menteri, ibu direktur, ibu senior vp yang menikah punya anak sukses mendapatkan beasiswa ke luar negeri.

#episode7

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...