Friday, 10 November 2017

Sekolah Gagas Ceria


Review ini ditulis berdasarkan pandangan umum utk informasi secara general saja.
Bagi para orang tua di Bandung, tentunya sudah mengenal Sekolah Gagas Ceria yang terkenal itu, katanya sih terkenal asik cara belajarnya, fasilitas sekolahnya sangat memadai, keren pokoknya mah hehehe.

Didirikan dari tahun 1999, saat ini Gagas Ceria memiliki level Klab, PG, TK dan SD yg terletak di Jalan Malabar, tidak jauh dr pasar buku Palasari.

Gedung sekolah yg modern dan arsitektur ini membuat orang-orang terpana, ditambah dengan fasilitas yg kece banget membuat para orang tua ngantri utk menyekolahkan anaknya disini.
Juga konsep belajar disana yg menyenangkan dan inovatif, bukan kebanyakan teori seperti sekolah konven jaman dulu. Gagas juga mementingkan kreatifitas anak menjadi leader di masa depan dan menggali bakat dan minat anak.

Utk sekolah dasar, setiap tahunnya mereka hanya menerima 2 kelas saja dengan 4 guru setiap kelasnya.

Biaya masuk SD tahun 16/17 kurang lebih seperti ini:
pendaftaran & psikotest 600rb
uang pangkal 28jt an
spp 1.5 jt an/ bln
uang kegiatan 4 jt/thn

fasilitas sd tentu bangunan yg sangat menyenangkan *anda harus liat sendiri*, kelas dg televisi, ruang serbaguna, perpus elmuloka yg jg dibuka utk umum, ruang multimedia, trampolin, alat musik sunda dll, dan banyakk sebagainya.

Kalau TK, outdoor playground, indoor playground, area pasir, ruang makan, wall climbing, toilet ramah anak, dll sebagainya.

program pengayaan mereka adalah:
Pengembangan karakter
Special Week
English for foreign language
Teknologi Informasi
Budaya Jawa Barat
lokasi: Jalan Malabar 81
*dekat burangrang/palasari
tembus jalan besar Gatsu/ Peta

Monday, 6 November 2017

RedPillBlues


sebenernya agak malu juga yah udah umur 32, status mamak2 hahaha masih aja bahas band musik kesayangan ah tapi gpp dong..umur boleh 30an tapi jiwa musik tetap muda *halah*
kata murid aqu juga, hah miss you are 32 but you look like 20 somethin..ah Vio terima kasih kamu memang muridku yg menghibur

anyway udah lama pisan gak sih gak ngeblog..maaf jadwal padat pisan ish engga sebetulnya
faya sekolah
ngajar jadwal biasa
les extra
ngajar kelas ortu ah makk
marathon fieldtrip

jadi apaa saya serak dan radang batuk lagi gusti tobat, anyway sesuai judulnya adalah yes you know maroon 5 kang adam and the gank kesayangan putimanira *ish*

setelah gagal konser ya gara2 promotornya once dan menikmati 2 single oke oce *ish bukan pendukung nomor 3* yaitu lagu
Cold yang kece berat dan
Dont Wanna Know yg cucoks
tetiba di ig muncul cover album mereka, oemji oemji artinya apa, konser gitu secepat itu ah brb cek saldo tabungan
*aman* #muahaha
kemudian sibuk download 3 lagu barunya which is:
Help Me Out
What Lovers Do
Whiskey

seperti biasa lah pandangan pertama anehh tapi lama2 nempel as usual trus liat jadwal konser hmm aman sih sampe Juni masih seputaran US tapi da si eta mah sok ujug2 ka asia geura da wkwkw but dont worry kalau taun dpn kadieu sok ku abdi dihantaran *apa sih*
anyway sejarah ku dengan M5 ini yah sesuatu entah kenapa suka aja dan memutuskan utk menjadi si kesayangan, pertama kali kukecup tentunya pas kuliah beli kaset satu2 nya hingga saat ini tara meuli cd na atuh mehong, kuliah what 12 th lalu ish lama

kemudian lama tak terdengar jebret I wont go home without you tea gening ah cintah. Album ketiga kuingat masa masa KKN ke kelurahan ditemani Misery nya kang Adam Suseno wkwkw.
Hingga di suatu waktu tahun 2010 eike gagal ntn I cant lie gegara Om Adrie suruh ngentrong beli tiket di rumahna et dah buju buneng.

Tapi saat Payphone membuka konsernya di Okt 2012, totally once in a lifetime experience cannot forget meski mata buram. Nah makanya 2015 kmrn teh tadinaabdi hoyong nyenyong Map, padahal tos meser tiket festival membayangkan deket panggung jojorowokan hahaha mamak edan et masa konser nya malem idul adha atuh euy.
jadi bagaimana nasib tahun depan, si java teh kenapa yah udah gak pegang konser ah euy bismillah aja promotor profesional yah ahiw

Tuesday, 24 October 2017

halbel bikasoga suryalaya

Mungkin ada bbrp orang termasuk saya yg baru tau @halbel, apa itu, tempat apakah itu? Ternyata tempat main outdoor mini outbond yang terletak di tengah kota, wow. Dimana? di Bikasoga, Hah dimananya sih, sesuai namanya halbel aka halaman belakang bikasoga Jl Suryalaya/ Buah Batu Bdg. 

Bikasoga yg tempat renang itu kan, iya betul, jadi masuk aja ke gedung area pool bikasoga, lurus ke belakang arah futsal atau bisa dari tempat parkir lgsg ke gedung futsal, nanti akan ada tempat  tersembunyi di area belakangnya.

Kebetulan Faya kmrn ikut Cupcake Cooking Class bersama ms Nu dan Pelangi Bandung *tsahh iklan, jadi setelah buat cupcake bisa outbound disana. Ada apa saja disana? Rumah kayu (panjat tambang, jembatan), flying fox, dan perahu bebek. Bayarnya per wahana 15 ribu saja. Kalau ada event kmrn, main di rumah kayu nya free. So far sih cukup menyenangkan, ada juga area bermain yg biasanya ada kelas stimulasi motorik di weekday.

Berikut bbrp foto faya:



Halbel Bikasoga
Jl Suryalaya (Blkg Area Futsal)
atau masuk dr Buah Batu

Tuesday, 17 October 2017

quote Resources

ah paling suka emang LinkedIn juara pisan:

Client do not come first but Employees DO. 
If you take care your employees, 
they will take care of the clients.

Richard Branson (Virgin Corps)

(Lanjutan) Mengurus Paspor

Ya inilah lanjutan akan pencarian pengurusan paspor halah..

Jadi setelah mengurus punya anakku yg menunggu kurleb satu jam krn ada surat kuasa dan pending punya ibu karena beda nama, akhirnya hampir selesai hehe, punya ibu akan diambil kamis besok.

So sekali dokumen yg harus disiapkan untuk anak adalah
1. KTP IBU AYAH
2. AKTE IBU AYAH
3. KK
4. AKTE ANAK
5. PASPOR IBU AYAH (Kalau sudah exp sekalian diperpanjang)
6. SURAT NIKAH
7. 2 MATERAI
8. SURAT KUASA (Di ttd kedua ortu di atas materai jika salah satu tdk hadir)

Untuk Ibu saya:
1. KTP
2. KK
3. AKTE/ SURAT LAHIR
4. IJAZAH TERAKHIR
5. Surat Ket Kecamatan (Krn ada perbedaan nama)
6. 1 Materai

Semua disiapkan dok asli dan copy nya @1 saja.
* Kalau buat suami dan istri bareng better bawa surat nikah aja jaga-jaga.
Kemudian daftar di web atau download aplikasi antrian paspor online.
Link https://antrian.imigrasi.go.id/Index.jsp#Ajax/Terms/syarat.jsp

Pilih jadwal biasanya H+2 Minggu dan datang ke Imigrasi yang dipilih. Kalau pengalaman kmrn Ibu saya pilih di layanan paspor 1 Jl Soekarno Hatta Bypass Bandung, datang jam 8 langsung cek dokumen, kebagian antri no 5, beres foto dll dlm waktu setengah jam saja.

Pembayaran Rp 355.000 di BNI di lantai bawah gedung cash. Kemudian 3 hari kemudia beres deh tinggal ambil, pengalaman faya kemarin, tinggal ambil nomor antrian dan dipanggil. ASLI GAK PAKE ANTRIAN SEMBAKO Hahaha.

Untuk mengurus surat keterangan kecamatan, saya tinggal di kopo permai jadi saya ke kantor kelurahan di Cangkuang, kemudian bawa berkas yg dibutuhkan dan langsung bilang ke petugas setempat bahwa ingin mengajukan paspor namun ada data yg tdk sama. Kemudian dibuatkan dan dibantu untuk refer ke Kecamatan.

Begitu pengalaman saya, bravo Pak Jokowi, ah I miss Pak AHok #naondeui, akibat liat berita semalam.

Tuesday, 10 October 2017

8. Tourist Spots

Oke inilah akhir dari blog jalanjalantrip saya ke MY ah deket doang yes, gpp alhamdulilah masih bisa juga kesono hehe. Doakan saya untuk perjalanan berikutnya yg entah kapan dan kemana haha, mungkin dalam waktu dekat ke yg dekat dekat asli dekat taman safari wkwkw, insyallah tahun 2020 setelah Faya enroll SD hahaha bisa jalan jalan yah, aminnn, kemana ya mungkin MY lagi mungkin apa atuh pantai pantai cantik atau legoland atau HK muahaha, diaminin aja. AMIN.

Some of the source from wikipedia
And google search

(8. Tourist Spots)

City Gallery/ Dataran Merdeka


360° of Kuala Lumpur starts here! The Tourist Information Centre is your first stop as soon as you step into Kuala Lumpur! Get the only KL Walks & Tours Map in Eng/Chi for free, a self initiated map by the gallery founder, Andrew Lee. See the Past, Present and Future of Kuala Lumpur, and the Kuala Lumpur City Model, an innovative showcase! The giant I LOVE KL is a must photo-stop! Take home Made In Malaysia gifts, The Official Souvenir of Kuala Lumpur. End your visit by savouring the finest of Malaysian delicacies at the ARCH Cafe.
Opening Hours: From 9am – 6.30pm daily. Free WIFI.
Kuala Lumpur City Gallery is part of the ARCH group’s vision in promoting the country’s heritage and culture. Andrew J. K. Lee, the Founder of ARCH, is a man who greatly inspires innovation. This is what led him to acquire his skills in architectural modelling. Today, ARCH is one of the largest model-making companies in Asia.
Andrew documented and created the first guided Kuala Lumpur Walks & Tours Map and established Kuala Lumpur City Gallery, a true reflection of his appreciation towards the city. This inspired him on to create the iconic I LOVE KL structure and The Spectacular City Model Show.
With these self-funded efforts and initiatives, Andrew moulds his stories into unique ARCH Kuala Lumpur Gifts to the World.
That’s his commitment to “Innovating the Past for the Future”.
Merdeka Square (MalayDataran Merdeka) is a square located in Kuala LumpurMalaysia. It is situated in front of the Sultan Abdul Samad Building. Literally Independence Square, it was formerly known as the Selangor Club Padang or simply the "Padang" and was used as the cricket green of the Selangor Club (now Royal Selangor Club). It was here the Union Flag was lowered and the Malayan flag hoisted for the first time at midnight (time: 12:00 AM) on 31 August 1957. Since then, Merdeka Square has been the usual venue for the annual Merdeka Parade (National Day Parade).

Petaling Street, China Town
Petaling Street is chock-full of shops and stalls selling goods and food. A signboard warning against the sale of imitation goods provides an interesting – even ironic – contrast as the whole street is practically littered with fake branded items. Handbags, watches, trainers, clothing – you name it, they’ve got it. Louis Vuitton sits side-by-side with Rolex, and you can sometimes get the latest cinematic releases at less than RM 10 each. For shoppers on a tight budget or those looking for cheap and cheerful ‘branded’ goods, Petaling Street will be their first stop as it offers not just variety but also value for money as the prices can be further whittled down through hard bargaining.

Read more at: http://www.kuala-lumpur.ws/klareas/chinatown_petaling.htm?cid=ch:OTH:001

***

CENTRAL MARKET

is and a popular tourist attraction. Built in 1928, it is a short walk away from Petaling Street, along Jalan Hang Kasturi. Also called Pasar Seni, it used to be a simple wet market but in the early 1980s was revamped into a handicrafts outlet. The focus for the city’s artistic community, inside the building is a warren of boutiques, handicraft and souvenir stalls with traders selling local merchandise such as authentic Malaysian batik prints and more. Central Market is located on the opposite bank of the Dayabumi Complex and is an art-deco style building with local ‘Baroque’ trimmings.

Read more at: http://www.kuala-lumpur.ws/attractions/central-market.htm?cid=ch:OTH:001


Bukit Bintang

Bukit Bintang (Bintang Walk) is well-regarded as Kuala Lumpur’s trendiest shopping and entertainment district, offering everything from sleek shopping centres and five-star hotels to all-day restaurants and vibrant nightclubs. Thanks to its central location, it is also fairly easy to get to Bukit Bintang from anywhere in Kuala Lumpur via public transportation, including monorail, taxis, and buses.

Read more at: http://www.kuala-lumpur.ws/klareas/bukitbintang.htm?cid=ch:OTH:001


Petronas

The Petronas Towers, also known as the Petronas Twin Towers (MalayMenara Petronas, or Menara Berkembar Petronas), are twin skyscrapers in Kuala Lumpur, Malaysia. According to the Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH)'s official definition and ranking, they were the tallest buildings in the world from 1998 to 2004 and remain the tallest twin towers in the world. The buildings are a landmark of Kuala Lumpur, along with nearby Kuala Lumpur Tower.

KLCC

Kuala Lumpur City Centre (KLCC) is a multipurpose development area in Kuala LumpurMalaysia. The area is located around Jalan AmpangJalan P. RamleeJalan BinjaiJalan Kia Peng and Jalan Pinang. There are a number of shopping complexes such as Suria KLCC and Avenue K. There are also hotels within walking distance such as G TowerMandarin OrientalGrand Hyatt Kuala Lumpur and InterContinental Kuala Lumpur hotel.
Designed to be a city within a city, the 100-acre site hosts the tallest twin buildings in the world, shopping mall, office buildings and several hotels. A public park and a mosque is also built on the area and open to everyone. The whole project is cooled via district cooling located on the property.


Destinasi Wisata yg dekat dgn pusat kota:

Aquaria KLCC
KL Bird Park
National Zoo
Mini Zoo
Heritage Site

Highlights

  • Visit one of the Top Five Aquariums in Asia voted by TripAdvisor Traveller's Choice 2014
  • Explore through the huge 90 meters long underwater walkway tunnel where fish and live sharks surrounnd you
  • Enjoy the vivid array of marine and aquatic species on display
  • Spend your afternoon with rare Sand-Tiger Sharks, Green Sea Turtles and Red-Bellied Piranhas
  • Kids will learn all about the conservation and importance of the marine ecosystem
  • Easily accessible on foot from Suria KLCC and the Petronas Twin Towers

Ada juga Sunway Lagoon, Legoland di Johor, Hello Kitty&Thomas

Town dan banyak lagi.

Awesome Awaits at LEGOLAND® Malaysia Resort

Imagine being a knight battling dragons flying through the skies or pirate riding the seas in search of lost treasure. Imagine being a fireman fighting roaring fires, pilot zooming past clouds or racer speeding down motorways. Imagination becomes real at LEGOLAND® Malaysia Resort with more than 70 hands-on rides, slides, shows and attractions for families and children of all ages. 
Everyday is a family fun day out with awesome adventures aplenty starting from The Beginning to the most amazing journey through LEGO® Technic, LEGO Kingdoms, Imagination, Land of Adventure, LEGO City and MINILAND. Heroes face brick-tastic challenges, rides, games and activities to emerge victorious at the end of each day.
The LEGOLAND adventure continues at the LEGOLAND Water Park for more splash-tacular action, and at LEGOLAND Hotel for awesome end-of-day activities plus spectacular stays in LEGO themed rooms.
#KLTRIPAGUSTUS2017

Friday, 6 October 2017

10. Ah kita kesana lagi yuk belanja jastip

CHINA TOWN
Atau di Petaling Street, pusat belanja oleh-oleh dan barang-barang kw yg murah meriah. Konsepnya seperti pasar kaget mirip-mirip di BUGIS. Di sini kita bisa tawar harga kalau beli agak banyak.

Kalau mau beli:
Keychain, Magnet, Miniatur KLT dll harga dr 10-30 RM
*keychain 10 RM dapet 6 pcs, klo di Sg 10$ dapet 36 pcs
Kaos murah meriah harga 15 RM *tapi barang kurang bagus
Jam tangan murce tapi gak terlalu bagus sih 15-30 RM
Tas Dompet
Sepatu
Boneka *gak terlalu banyak kmrn sih dpt yg Upin cm di 1 kios
Dll

Ada juga street food bisa makan disana cuma banyak babbab hehe
***
Petaling Street is chock-full of shops and stalls selling goods and food. A signboard warning against the sale of imitation goods provides an interesting – even ironic – contrast as the whole street is practically littered with fake branded items. Handbags, watches, trainers, clothing – you name it, they’ve got it. Louis Vuitton sits side-by-side with Rolex, and you can sometimes get the latest cinematic releases at less than RM 10 each. For shoppers on a tight budget or those looking for cheap and cheerful ‘branded’ goods, Petaling Street will be their first stop as it offers not just variety but also value for money as the prices can be further whittled down through hard bargaining.

Read more at: http://www.kuala-lumpur.ws/klareas/chinatown_petaling.htm?cid=ch:OTH:001
***

CENTRAL MARKET
Terletak di KL Sentral, pusat belanja utk bahan-bahan seni/art, batik, dll barang khas lainnya.

Harga pas, cuma suka banyak promo, beli 2 gratis 1 dll.
Kalau mau beli:
COklat di sini tempatnya, harga dari 5-30 RM
Berlys, Checkes, Alfredo, Kitkat, Nestle, Ferrero, Toblerone, dll
Souvenir ada juga tapi lebih murah di CTown
Baju Kerudung Kaos tapi kurang bagus

dann
UPIN IPIN Official Store

hahaha saya udah kebayang aja Faya liat toko ini pasti histeris lebay, dan memang super lengkap cuma sayang karena "official" jadi agak mahal.
***
Central Market is one of KL’s most familiar landmarks and a popular tourist attraction. Built in 1928, it is a short walk away from Petaling Street, along Jalan Hang Kasturi. Also called Pasar Seni, it used to be a simple wet market but in the early 1980s was revamped into a handicrafts outlet. The focus for the city’s artistic community, inside the building is a warren of boutiques, handicraft and souvenir stalls with traders selling local merchandise such as authentic Malaysian batik prints and more. Central Market is located on the opposite bank of the Dayabumi Complex and is an art-deco style building with local ‘Baroque’ trimmings.

Read more at: http://www.kuala-lumpur.ws/attractions/central-market.htm?cid=ch:OTH:001
***



BUKIT BINTANG
Pavilion
Fahrenheit
Sephora
Mac
Vincci
Charles Keith
Innisfree
Body Shop
Toys Store
Store Kaos Anak Lucu2

Kemarin pas ke BB udah agak sore jam 2 atau 3 an agak lupa, kaki udah gempor dari batu cave jadi udah capeee dan terutama RM gue udah abis makk hahaha, jadi kemarin cuma ke Pavilion dan Fahrenheit liat liat aja Vincci yang emang kalau beli 2 pcs dapat diskonnya lumayan, liat juga CK, Sephora, Mac duh euy hayang ceurik hahaha. Akhirnya untuk mengobati kekecewaan saya mampir ke Innisfree, ahhhh dan cuma beli 2 masker aja haha cucian.

Sempet juga ke Toys STore, lumayan banget ih bagus-bagus harga beda 100-200 rb an dan buanyak lagi sebenernya mah komo mun loba duit nya, balanja LV, Channel mereun urang teh haha.

from kuala-lumpur.ws
 Bukit Bintang (Bintang Walk) is well-regarded as Kuala Lumpur’s trendiest shopping and entertainment district, offering everything from sleek shopping centres and five-star hotels to all-day restaurants and vibrant nightclubs. Thanks to its central location, it is also fairly easy to get to Bukit Bintang from anywhere in Kuala Lumpur via public transportation, including monorail, taxis, and buses. One of the most iconic landmarks here is Pavilion KL, an upscale shopping mall that houses European luxury retailers such as Coach, Diane Von Furstenberg, Dolce & Gabbana, Juicy Couture, MaxMara, Versace, and Yves Saint Laurent. Also set within Bukit Bintang district is Jalan Alor, a stretch of atmospheric air-conditioned Chinese seafood restaurants and hawker stalls where you can enjoy an array of local delicacies by the roadside until the wee hours of morning. Nightlife in Bukit Bintang is also legendary, particularly the Changkat Bukit Bintang area. Whether you are looking for a live music scene, a posh see-and-be-seen nightclub, or an opulent rooftop bar, Bukit Bintang has it all.

Read more at: http://www.kuala-lumpur.ws/klareas/bukitbintang.htm?cid=ch:OTH:001

Bukit Bintang (Bintang Walk) is well-regarded as Kuala Lumpur’s trendiest shopping and entertainment district, offering everything from sleek shopping centres and five-star hotels to all-day restaurants and vibrant nightclubs. Thanks to its central location, it is also fairly easy to get to Bukit Bintang from anywhere in Kuala Lumpur via public transportation, including monorail, taxis, and buses. One of the most iconic landmarks here is Pavilion KL, an upscale shopping mall that houses European luxury retailers such as Coach, Diane Von Furstenberg, Dolce & Gabbana, Juicy Couture, MaxMara, Versace, and Yves Saint Laurent. Also set within Bukit Bintang district is Jalan Alor, a stretch of atmospheric air-conditioned Chinese seafood restaurants and hawker stalls where you can enjoy an array of local delicacies by the roadside until the wee hours of morning. Nightlife in Bukit Bintang is also legendary, particularly the Changkat Bukit Bintang area. Whether you are looking for a live music scene, a posh see-and-be-seen nightclub, or an opulent rooftop bar, Bukit Bintang has it all.

Read more at: http://www.kuala-lumpur.ws/klareas/bukitbintang.htm?cid=ch:OTH:001
Bukit Bintang (Bintang Walk) is well-regarded as Kuala Lumpur’s trendiest shopping and entertainment district, offering everything from sleek shopping centres and five-star hotels to all-day restaurants and vibrant nightclubs. Thanks to its central location, it is also fairly easy to get to Bukit Bintang from anywhere in Kuala Lumpur via public transportation, including monorail, taxis, and buses. One of the most iconic landmarks here is Pavilion KL, an upscale shopping mall that houses European luxury retailers such as Coach, Diane Von Furstenberg, Dolce & Gabbana, Juicy Couture, MaxMara, Versace, and Yves Saint Laurent. Also set within Bukit Bintang district is Jalan Alor, a stretch of atmospheric air-conditioned Chinese seafood restaurants and hawker stalls where you can enjoy an array of local delicacies by the roadside until the wee hours of morning. Nightlife in Bukit Bintang is also legendary, particularly the Changkat Bukit Bintang area. Whether you are looking for a live music scene, a posh see-and-be-seen nightclub, or an opulent rooftop bar, Bukit Bintang has it all.

Read more at: http://www.kuala-lumpur.ws/klareas/bukitbintang.htm?cid=ch:OTH:001
Bukit Bintang (Bintang Walk) is well-regarded as Kuala Lumpur’s trendiest shopping and entertainment district, offering everything from sleek shopping centres and five-star hotels to all-day restaurants and vibrant nightclubs. Thanks to its central location, it is also fairly easy to get to Bukit Bintang from anywhere in Kuala Lumpur via public transportation, including monorail, taxis, and buses. One of the most iconic landmarks here is Pavilion KL, an upscale shopping mall that houses European luxury retailers such as Coach, Diane Von Furstenberg, Dolce & Gabbana, Juicy Couture, MaxMara, Versace, and Yves Saint Laurent. Also set within Bukit Bintang district is Jalan Alor, a stretch of atmospheric air-conditioned Chinese seafood restaurants and hawker stalls where you can enjoy an array of local delicacies by the roadside until the wee hours of morning. Nightlife in Bukit Bintang is also legendary, particularly the Changkat Bukit Bintang area. Whether you are looking for a live music scene, a posh see-and-be-seen nightclub, or an opulent rooftop bar, Bukit Bintang has it all.

Read more at: http://www.kuala-lumpur.ws/klareas/bukitbintang.htm?cid=ch:OTH:001

Bukit Bintang (Bintang Walk) is well-regarded as Kuala Lumpur’s trendiest shopping and entertainment district, offering everything from sleek shopping centres and five-star hotels to all-day restaurants and vibrant nightclubs. Thanks to its central location, it is also fairly easy to get to Bukit Bintang from anywhere in Kuala Lumpur via public transportation, including monorail, taxis, and buses. One of the most iconic landmarks here is Pavilion KL, an upscale shopping mall that houses European luxury retailers such as Coach, Diane Von Furstenberg, Dolce & Gabbana, Juicy Couture, MaxMara, Versace, and Yves Saint Laurent. Also set within Bukit Bintang district is Jalan Alor, a stretch of atmospheric air-conditioned Chinese seafood restaurants and hawker stalls where you can enjoy an array of local delicacies by the roadside until the wee hours of morning. Nightlife in Bukit Bintang is also legendary, particularly the Changkat Bukit Bintang area. Whether you are looking for a live music scene, a posh see-and-be-seen nightclub, or an opulent rooftop bar, Bukit Bintang has it all.

Read more at: http://www.kuala-lumpur.ws/klareas/bukitbintang.htm?cid=ch:OTH:001
Bukit Bintang (Bintang Walk) is well-regarded as Kuala Lumpur’s trendiest shopping and entertainment district, offering everything from sleek shopping centres and five-star hotels to all-day restaurants and vibrant nightclubs. Thanks to its central location, it is also fairly easy to get to Bukit Bintang from anywhere in Kuala Lumpur via public transportation, including monorail, taxis, and buses. One of the most iconic landmarks here is Pavilion KL, an upscale shopping mall that houses European luxury retailers such as Coach, Diane Von Furstenberg, Dolce & Gabbana, Juicy Couture, MaxMara, Versace, and Yves Saint Laurent. Also set within Bukit Bintang district is Jalan Alor, a stretch of atmospheric air-conditioned Chinese seafood restaurants and hawker stalls where you can enjoy an array of local delicacies by the roadside until the wee hours of morning. Nightlife in Bukit Bintang is also legendary, particularly the Changkat Bukit Bintang area. Whether you are looking for a live music scene, a posh see-and-be-seen nightclub, or an opulent rooftop bar, Bukit Bintang has it all.

Read more at: http://www.kuala-lumpur.ws/klareas/bukitbintang.htm?cid=ch:OTH:001
Kuala Lumpur City Centre (KLCC) is a multipurpose development area in Kuala Lumpur, Malaysia. The area is located around Jalan Ampang, Jalan P. Ramlee, Jalan Binjai, Jalan Kia Peng and Jalan Pinang. There are a number of shopping complexes such as Suria KLCC and Avenue K. There are also hotels within walking distance such as G Tower, Mandarin Oriental, Grand Hyatt Kuala Lumpur and InterContinental Kuala Lumpur hotel.
Designed to be a city within a city, the 100-acre site hosts the tallest twin buildings in the world, shopping mall, office buildings and several hotels. A public park and a mosque is also built on the area and open to everyone. The whole project is cooled via district cooling located on the property.
KLCC
Kuala lumpur City Center itu adalah mall di bawah Petronas Tower, kata temen sih di counter kosmetik nya bisa dapet free sample banyak dan harganya juga bisa sampe beda 100rb daripada di Indo. Tapii berhubung kemaren udah last destination, belum makan dan udah malem juga jadi saya seperti agak malas for strolling around jadi cuma anter temen numpang ke toilet nya yg bayar 2 RM hahaha *mahal.

Monday, 2 October 2017

quote resources

I fired myself from ten different jobs. I never waited until my hiring manager did it for me. And I never lined up another job. As soon as it *clicked* that I wasn't learning, I didn't spend another day chasing a dead end. When I didn't get feedback from executives, I fired myself. When I realized our startup didn't have product/market fit, I fired myself. When management wouldn't give me permission to pursue new marketing channels, I left to found BAMF Media. Life is too short. That job you want to line up before you jump ship? That may take another three months of you listening to executives who ignore every one of your opinions. Stop it. If you wait to get fired, you're reacting to life. If you fire yourself, then you're acting on life. The right time to be happy and grow as an individual is never yesterday. It's always now.  Josh Fechter

Saturday, 30 September 2017

Membuat Paspor di Bandung 2017

Hola, saya baru menyadari bahwa saya masih utang 2 blog jalan jalan ah euy asa udah lupa di sana juga gimana, mungkin kudu kesana lagi wkwkw. Anyway, saya mau share pengalaman membuat paspor, paspor nya utk Ibu dan anak saya cos the others has got one.

Tahun kemarin dan sebelumnya kan bisa propose paspor online, bahkan sy bantu submit utk teman kerja tahun lalu dulu apalagi jaman jadi asisten rumah ktr aka sekretaris buat bapak bos ku yg kucintai. Nah awal taun coba kok gak bisa sih, sistem under maintenance hingga gugel search beritanya katanya memang lagi dirombak besar-besaran. Ah padahal lagi salse juga.

Emang mau kemana sih buat paspor? ciyehh hahaha, sejujurnya dlm wkt dekat belum ada haha eh sy pribadi sih pgn jastip ke KL lagi sih secara paspor mau abis Juni 2018 euy tapi enggak tau. Cuma ya mumpung kerjaan saat ini banyak salse jadi saya pun byk waktu utk ngurus nya.

Kemudian akhirnya sy dpt berita bisa apply by aplikasi okeh lah dicoba dan kebagian Jumat kemarin, ok saya siapkan dokumen asli dan fotocopy nya.

Saya sempet lupa dulu apply berdua sama salaki pake surat nikah gak ya tapi krn apply sendiri *krn bokap udah punya book, jd mungkin gak perlu lagipula yg ibu saya tuh gak ada akte jadi pake surat lahir selembar jaman jadul pisan, ejaan lama hahaha dan namanya beda, di ijazah juga namanya gak lengkap, klo KK dan KTP sih sama

caranya mudah, donlod aplikasi di playstore, search permohonan antrian paspor online
seperti biasa sign up, email data data standar dan harus sesuai yah no ktp dll krn nanti di cross check petugasnya, kemudian pilih Kantor Imigrasi, tgl dan jam, sy pilih pagi dong tentunya *morning person for work thing, yg di Soeta Bypass krn deket rumah banget kemudian nanti keluar jadwal seperti ini.



Oke krn beredar isu miring antrian ada yg dateng jam 3 pagi lah, yg subuh udah dapet belasan maka sampailah sy jam 7 pagi, kok sepi yah taunya emang krn online jd dibatas dan waktu yg terbagi dan beda, ok lah nunggu sejam.

Kemudian jam 8 petugas buka pintu, saya krn kedua dateng dari cewek yg sblmnya nunggu aja, pas di cek, yg anak sih ok cuma eh cuma kudu pake surat kuasa ttd suami pake materai, beuh meneketehe yah untung katanya bisa by WA aja jadi ya udah buru-buru deh yg di ktr buat bari jeung lila hahah *rusuh, dan saya lupa juga bawa materai tp donwori di kantor imigrasi nya ada FC dan yg jual materai cuma agak mehong biasa.

Ok yg anak sih beres, yg si ibu teuteup kudu minta surat keterangan dr kecamatan, euh jadi ya udah kagok deh. Dapet antri foto no 13. Pas faya dateng jam 1/2 10 an. Cepet memuaskan meski kadar keramahan petugas seniornya jelek hehehe. Gak usah disebut ya bisi ngambek. Setelah itu bisa bayar ke outlet BNI di lantai bawah. Paspor pun dapat diambil hari Rabu, 3 hari kemudian. Yeay. Jadi next tinggal yg nyokap.

So dokumen yg hrs disiapkan adalah:
Untuk perorangan (eg Ibu)

Dok Asli: 1. KTP 2. KK 3. AKTE/ SURAT LAHIR 4. IJAZAH
*jangan lupa siapkan copy nya 1 lembar


Untuk anak

Dok Asli:
1. AKTE
2. KK
3. KTP AYAH IBU
4. AKTE AYAH IBU
5. PASPOR AYAH IBU
6. SURAT NIKAH
7. SURAT KUASA TTD ORTU JIKA SLH SATU TDK HADIR
8. 2 MATERAI
jangan lupa copy nya 1 lembar

Utk biaya paspor biasa 48 H adalah sebesar Rp 355.000 ya utk 5 tahun yah

*TBC*


Wednesday, 27 September 2017

9. Singapore or Malay

Dulu saya pikir, ah ngapain sih ke Malay, kayanya cuma lihat Petronas atau Batu Cave. Saya juga tau sih disana suka banyak sale katanya tapi krn belom lihat ya belum merasakan sendiri.

Tahun 2015 kmrn saya memutuskan ke Sgpore, krn destinasi wisata nya lebih menarik meskipun mahalllnyaaa, Universal aja bisa 700 rebuan, belum kurs nya ih gila-gilan udah hampir 10 rebu.

Sebetulnya sedikit gak nyangka juga kmrn akhirnya bisa Malay dengan pakepuk, Ibu mau ops katarak, feel guilty pisan, anak saya udah mulai bawel kalau ditinggal lama-lama, belum aktivitas ngajar yg lumayan njelimet hehe. Tapi dasar niat yah, wkt ke Sing saya bilang, kapan lagi gue bisa ke LN, in 2 years Faya will go to a real school, I also don't know about my career. Eh awal 2016 dapet durian runtuh dari si Jamsos, budget awalnya cuma sejuta loh, sisanya ya ngumpulin recehan, nabung 50/100 ribu dari gaji kerja yg gak jelas *last year* and I made it.

Setelah trip pun saya gak bangkrut2 amat hehe gaya, masih ada sisa tabungan untuk urgency. Tadinya saya pengen ke Thai, tapi ngeliat budget trip nya udah 3.5 belum makan, jajan, oleh-oleh hmm bisa 4 juta lebih, ah kecewa. Apalagi ada insiden dari si Stamford kunyuk tea hehehe. Pdhl pas di sekolah itu saya udah optimis banget eh apek teh.

Karena Juni 2018 paspor udah abis jadi kudu 2017 lah yah, awal 18 kynya udah gak bisa pergi. Liat ke Malay budget 1,9 ++ ya maks 3 juta lah yah. Setelah itung-itung di bulan puasa kemaren, udah nyampe nih hahaha akhirnyaaa.

Yg kedua adalah nentukan tanggal, berhubung belum keluar jadwal ngajar bingung juga, oh ya kmrn sempet mau brgkt sebelum faya pindah ke Muhajirin, tapi gak tenang ah, setelah bayar 5,2 juta baru saya tenang dan yes bisa nge trip euy.

AKhirnya saya liat mid July after lebaran cukup tepat tapi sayang kudu book sblm lebaran, ah kelamaan, mana kemaren dadakan mudik lagi hehehe. Kemudian mid july itu ada teaching training di kantor, ah euy. Akhirnya ada juga jadwal tepat awal agustus, ok lah pilih Kamis Jumat Sabtu supaya pas Kamis doi sekolah, dan sabtunya saya udah pulang. Eh tapi jadinya Sabtu-Senen, ya udah lah drpd Kamis bolos juga sih meski cuma asisst doang.

And finally I go to Malay. Negaranya memang pastinya lebih baik Sgpore, dari segi kebersihan, kemajuan, dll. Di MY masih berserakan sedikit sampah di ujung-ujung jalan apalagi kmrn banyak banget renovasi sana sini so it looks messy. Kalau di Sgpore mah udah juara banget bersihnya, kynya gak keliatan deh ada sampah, orang ngerokok pun kudu berdiri deket tong sampah. COba di Indo bisa kaya gitu. Dilarang makan minum sembarangan di tempat umum, ya memang kudu gitu krn kalau gak pasti ngabala siga di bangsa urang weh.

Di MY juga ada pengemis hahaha, orang India sih banyaknya hehehe, tapi mereka gak maksa sih, kalau kita say no, mereka pergi. Ada juga pengemis yg tidur-tidur an di pojok tempat tertentu. Tapi so far tidak semengganggu di Indo.

Meskipun begitu, KL masih one step ahead dari Jakarta, MRT udah beres, mobil gak terlalu banyak, macet cuma di sekitaran bukit bintang aja kmrn, fasilitas lainnya udah rapi bersih canggih. Meski panas less polution. Selain itu banyak destinasi wisata yg menarik, seperti sunway lagoon, lego land, genting juga akan diperbaiki.

Yg paling penting adalah kurs nya cuy, hehehe, klo SGD udah hampir 10 rebu, MYR kmrn tuker 3.135 jadi apa-apa berasa murah padahal enggak juga sih hehe. Kalau barang KW standar emang gak jauh dengan jakarta or bdg, contoh jam lucu-lucu harga 15 RM jatohnya ya 50rb an, sama lah ya.

So saya pengen ke MY lagi hahaha, ciyeh, pdhl kmrn bilangnya, ah ngapain eh taunya nagih, semoga bisa buka bisnis jastip yaaa duh aminnn aminnn.

Tuesday, 19 September 2017

kacamata

blog curcol an hahah

udah bosen sama blog jalan jalan, semoga enggak ya hehe, anyway dulu pernah kayanya cerita soal kacamata, yg pasti pertama kali pake eh periksa pas SMP kelas 1 atau 2 yah lupa tapi mulai pake di kelas pas SMA itu juga masih pake lepas karena males.

Pas kuliah baru pakai karena dikomplen suka disapa dari jauh tapi gue nya lempeng krn ya gak keliatan. Dan juga mulai coba2 softlense tapi krn gatel jadi merasa gak cocok.

2 kacamata sebelumnya cukup awet, kalau gak salah sih diksh tahun 2011 sama temen kantor, krn mau resign hehe makasih ya, I still keep it and always remember it, bertahan sampe kmrn sebelum kerudungan tahun 2014, sempet juga ganti lensa karena bolor nambah. Dulu pake frame metal pinggirnya sih warna salem bentuk kotak, pas lah I love it.

Kemudian pas pake kerudung gue berasa tua pake kacamata metal pdhl emang tua hehe jadi memutuskan ganti frame plastik hitam kotak agak gede, yg gaul tea lah hahaha dan mumpung direimburse kantor e tapi minusnya udah 275 ajah.

Kemarin 2017 bbrp bulan lalu berasa ada retak ni kacamata krn emang udah banting jatoh dll, ya udah deh memutuskan ganti bulan september ini setelah hampir 3 tahun lumayan lama juga ya, terus kepikiran pengen yg agak transparan tapi warna abu hahaha geleh nya dan voila inilah kacamata baru , krn udah nanggung ke ABC dapet kcmt kisaran 300-450 mahal nyaa heuu...ya sudah lah

2011 frame gratis lensa 100k
2012 ganti lensa 100k
Di Mall Ambassador Jakarta
2014 ganti kcmt frame plastik 250k
Di Toko Optik Orbit Jl Otista Bdg
2017 ganti kcmt frame plastik400k *mahall
Di Toko Optik Jl ABC *lupa nama nya

Saturday, 16 September 2017

Question that never stops

everyone know

1st phase is
when will you graduate
2
when will you work
3
when ure getting married
4
when ure having a baby
5
when will you have 2nd child
and so on
until your kid begin to phase 1

Even buat newly wed adalah congratulation your stat from when ure getting married will be change to when you will get pregnant..

skrg mgkn saya di yg ke 5 hahaha, dan jawabannya adalahh gimana yahhh..

anak sy yg pertama akan berulang thn yg ke 4 di bulan des yg akan dtg, so jd kan org2 mah udah beranak pinak.. bahkan bbrp org yg kukenal punya anak 4 wah lobaa

sejujurnya utk saat ini sy gak punya mental utk punya bayi kecil

dimana saya hrs nyusuin, bangun utk buat susu, beresin pampers klp pup, bikin bubur mpasi dan lain banyak banget which is udah lupa banget *parah*

yg terpenting adalah nangis bayi duh si anak gue yg gede aja cengengnya skrg warbiasya even ya siapa tau cengeng itu bukan turunan

kmrn sempet jg ade sepupu py anak bayi 5 bulan dan anak yg gede seumur anak saya, one morning lg nyusuin si dd..si kk bangun ngadat pgn di gendong, the other day si dd anget rewel si kk berisik gak bisa diem

hahaha, memang sy berpikir bahwa it will be good if in the time my kid is teenager or even adult, dia ada adiknya well bisa share dalam segala urusan, klo msh kecil seperti ini ya sejauh ini msh bisa dihandle dr segi sosial dia bagus, utk share juga shes willing to do it, memang ada bbrp aspek psikologis sbg anak tunggal

nah yg peer itu adalah mental emaknya lol, juga meski saya ngajar paruh waktu, tetap sj disibukkan urusan murid, kalau bapaknya jelas urusan finansial wkwkw dia udah pusing dikejar target school fee which is more than 20 mio.

saya sangat percaya anak adalah rejeki, bahkan sy pun alami sendiri dr hamil faya, kebayang gak lo gue hamil 2 bulan udah mau keluar dr kantor trading org korea, keterima kerja di google dan pindah ke ifc under world bank, sok dibilang lucky or what

tapii prinsip saya adalah usaha manusia yg memang harus melelahkan utk yg terbaik, gimanapun there is no money fall from the tree

naon sih aing lieur yeuh wkwkw

selamat hari sabtu which is saya sudah lupa stgh pensiun dengan malammingguan

Saturday, 9 September 2017

Day 3

Ah hari terakhir gak kemana-mana agak rugi juga hehe, sebetulnya pesawat pulang itu jam 1 siang dan check in ya kurleb jam 11an sih. Dan juga selain itu rata-rata toko dll start buka jam 10an. Jadi agenda hari ini adalah sarapan pagi di sekitar hotel saja, bagi yang mau, bagi yg tidak silahkan ngendog aja di kamar wkwkw and stroll around near hotel, central market yg terdekat pun buka jam 10.

Karena sejujurnya lagi ringgit saya udah seep aka habis, jadi hr itu sarapan light breakie aja di mini mart, paling saya ngabisin sisa ringgit untuk beli coklat coklat dan snack. Lumayan juga sih dapet kitkat, kinder coklat yg gede bukan kinder joy ya hehe, choco chips, dll hmm seharga 12 RM an lah.
Jam 9.30 kita sudah harus kumpul utk check out menuju terminal terdekat untuk ke bandara. Karena hari itu masih pagi dan workday, kita sudah sampai jam 11 kurang. Kemudian guide melepas kita, sebetulnya masih agak mupeng juga liat-liat di bandara krn toko2nya ciamiks hahaha tapi better check in dulu lah yah.

Ternyata KLIA sangatlah luas, bahkan mirip Changi dan ada jungle forest, cuma krn jujur udah capek pengen pulang hahaha jadi gak masuk kesana. Setelah kesana malah mupeng pisan liat coklat berlys yg sbnrnya diincer krn ternyata kmrn salah beli bukan yg milk almond tiramissu, malah saya beli yg kecil kecil. Liat harganya pun gak terlalu jauh, di central market 20an di airport 24 saja.


Akhirnya apaaa, saya tuker duit di MC airport *gubrak. Tuker 100 rebu aja kok dpt 29 RM brp sen. Jadi deh saya beli berlys ya ampun akhirnya ya its totally heaven on earth deh, dan sisanya beli juice box ngabisin ringgit pokoknya.

Pengalaman di Sing, saya menyisakan 9$ bbrp sen krn takut ada apa2 di airport tapi ya as long as you have ticket and some rupiah bucks. You'll be okay, jadi ya useless SGD nya, akhirnya saya jual lagi deh yg 5$ lumayan dpt bbrp rupiah hehe.
Kmrn sisa 2 Ringgit 90 Sen, karena keselip juga yg 1 ringgit.

Finally jam 13.20, we're going boarding back to Indo yeay. SUkses seperti biasa ketiduran wkwk. SUkses sakit kuping juga.

Sampai Indo jam 14.00 dan kejer2an ke terminal bus primjas because I miss my baby so much. Berhasil naik bis jam 14.30 eh kamfret, cikampek ih macett bangett huaaa, gak sempet beli makanan juga jadi sepanjang perjalanan nyemilin coklat. Baru masuk cipularang stlh magrib aja ih bete pisan, untung berenti di rest area jd bisa beli roti.

Dannn sampe caringin jam 8.30 malem, rasanya badan udah rontoks serontoks rontoksnya, finally met my baby, she was so happy have mini upin ipin.
Di rumah cuma beresin oleh oleh, tas mah engke deui nyak krn besok udah kudu prep kelas, ganbatte.
So whats next..Japan Korea hehe aminnn in aja.

Friday, 1 September 2017

Day 2

Hari kedua bangun agak siang haha, soalnya malay siangnya lamaa, jam 8an baru gelap jam 7an kynya deh baru terang. Semalem juga seperti biasa saya baru bisa cesples *halah* lewat jam 12an. Sibuk update eksis. Untung Kamar hotelnya nyaman, tidur lelap, selimut tebel krn ac on semalem haha ya nasip sekamar sama org lain.

Trip kali ini kita gak dapet breakfast, berhubung bawa pop mie dr rumah haha jd pagi ini saya seduh aja lah, gak lupa ya kopinya. Setelah siap2, kita semua kumpul jam 8.30 untuk tujuan destinasi pertama adalah BATU CAVE.

Batu Cave adalah kuil di atas bukit dimana mereka membangun anak tangga ke atasnya sejumlah kurang lebih hampir 300 anak tangga. Untuk menuju destinasi dari petaling, kita jalan kaki melewati central market yg akan menjadi tujuan kedua untuk belanja *eh what*, kita menuju stasiun train ke bawah *bukan bawah tanah* ada ekskalator turun. Berhubung banyak sekali renovasi sana sini, situasi stasiunnya cukup berantakan.



Naik komuter lane, waktu itu hari minggu karena masih pagi jadi masih agak sepi, saya pun memandangi view sambil terkantuk kantuk krn dapet spot lumayan pewe dan ac yg adem. Setelah melewati 5 atau 6 stasiun durasi kurang lebih 1/2 jam sampailah kami di Stasiun Akhir Batu Cave dari Stasiun KL Sentral.

Foto-foto is a must. Guide kami membeli jagung kering taunya untuk makanan burung jadi pas difoto lebih cakep deh hahaha. Peserta lain sempet ogah-ogah an naik ke atas, saya juga tadinya pesimis naik tangga ke atas mana saya batal bawa sneakers krn yg satu udah butut yg satu gak enakeun haha jadilah saya bawa sendal jepit small wedge krn klo terlalu teplek juga pegel.

Ternyata I made it bari ngos-ngosan oge sih naiknya, lutut udah mau coplok, napas terengah engah. Di atas bukit itu ada temple utk berdoa komunitas suku india di sana. Ada juga tangga naik ke atas di dalamnya cuma hanya sedikit dan ada bbrp monyet yg tdk ganas.
Ok turun, hmm gak secape naik hehe.

Destinasi kedua adalah Central Market, kami kembali ke stasiun yg td kami naiki dan kembali ke daerah hotel, sekitar jam 11an kami sampai.

Central Market adalah pusat belanja barang-barang seni dan cencunya souvenir dll. Saya dan roomate memutuskan untuk makan siang dulu karena lafarrr hahaha, saya memilih Hainan Chicken Rice, rasanya tdk seenak di Vivo CIty haha, harganya murah sih cuma 6 RM, krn bw ice coffee sachet jd tinggal beli mineral water dingin aja *irit*. Setelah makan kami lgsg stroll around, liat2 coklat dan snack krn cukup banyak disana hingga kami menemukan UPIN IPIN OFFICIAL STORE hahaha, duh klo faya liat toko ini pasti akan histeris lebay bak fans yg menemukan pucuk cinta ulam tiba. TAPII mahal mahal juga lumayan, utk satu key chain yg biasa bisa sampe 50rb. Kemudian gak bisa ditawar juga dan yg jaga orang India entah ngedumel mix bahasa melayu dan Englesh.

Saya sih seperti biasa cuma beli: 2 packs besar coklat tiramissu, lumayan buy 3 get 1 jd udunan sm roomate, 3 boks kecil berlys, dan 2 boks snack upin ipin hehe formalitas doang. Yg lainnya mah udah ngeborong kaya apa.

Beres shopping jam 2 an, kita kembali ke hotel untuk simpan barang belanjaan dan istirahat sebentar, solat, dll. Jam 3 lanjut lagi untuk ke area shopping.

Jam 3 sore, kita lanjut ke BUKIT BINTANG untuk apa ya belanja lagi lah, gusti padahal ringgit tinggal 2 lembar haghaghga. Perjalanannya agak berliku dan berkelok. Maksudnya dari stasiun nya rada panjang karena mau coba MRT anyar cenah. Mulai pegel juga kaki deh, dan ternyata kerennn hahah, orchard mah kalah ah. Rame bener hari itu sore apalagi orang-orang udah mulai pd keluar, banyak komunitas india yg lg pd kumpul heu. Kita diajak naik MRT yg baru kelar katanye orang sane, jadi emang agak sedikit jauh. Di MRT juga penuh banget, ada kelompok pelajar bule jerman dan lainnya duh bau bau gimana ya haha apalagi orang india.

Racun banget disini, kita ke Paviliun, ada salah satu dept store yg ada brand Vincci dimana kalau beli 2 bisa lebih murah duh euy, sayang banget berhubung bajet pas-pas an pisan, saya gak bisa beli apa2 hiks. Akhirnya cuma liat2 baju tas sepatu sendal, eh kok ada Innisfree yah, masuk ah, duh ada Capsule Pack, pengennnn, ada juga package cleansing harganya lumayan sih 40-50 RM an huaaa sedih deh, untung ada masker cuma 4 RM hehe, untuk mengobati hatiku yg perih ini *halah* akhirnya saya beli 2 biji aja, shea butter dan lime mask, ah senangnyah dapet gitu doang juga.

Sempet juga ke mall fahrenheit, liat toys store, lumayan sih harganya rada miring, duh beneran deh kudu bawa 500 RM hehehe. Next time insyallah amin. Dan brand lainnya, CK, Sephora, Mac, ah euy.
Akhirnya gave up dan duduk2 aja depan paviliun, temen sih beli eskrim akrobat tea geuning. Gak berasa jam 6 sore aja tapi matahari masih terik luar biasa, kita balik naik MRT menuju Petronas dan KLCC.

Sebenernya di Petronas mah foto wajib doang ye, gak sah hukumnya klo ke MY gak foto di Petronas, trus karena udah kucel apalagi kaki ku oh sudah naik 200 lebih anak tangga haha, males stroll around KLCC, pdhl katanya kita bisa minta free sample loh. Ke sana cuma numpang pipis doang eh nganter deng krn bayar 2 RM, euh mahal.

Selesai jam 9 back to hotel, oh ya lupa kita naik HOP ON FREE BUS, tired maksimal dan belum makan malam, karena udah malem juga jadi saya memutuskan beli paket mcd aja, sama juga sih ky di Sing, gak ada nasi, memang kebeneran pengen burger fries and coke seharga 11 RM aja. Enak banyak lettuce nya, ah mungkin krn efek lapar, sauce nya manis banget sih dibanding di Indo.
Sampe hotel, makan dan mager, gak lupa update konek wifii yah. Males pisan mandi haghag.

Ah tomorrow last day euy.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...