Tuesday, 17 October 2017

(Lanjutan) Mengurus Paspor

Ya inilah lanjutan akan pencarian pengurusan paspor halah..

Jadi setelah mengurus punya anakku yg menunggu kurleb satu jam krn ada surat kuasa dan pending punya ibu karena beda nama, akhirnya hampir selesai hehe, punya ibu akan diambil kamis besok.

So sekali dokumen yg harus disiapkan untuk anak adalah
1. KTP IBU AYAH
2. AKTE IBU AYAH
3. KK
4. AKTE ANAK
5. PASPOR IBU AYAH (Kalau sudah exp sekalian diperpanjang)
6. SURAT NIKAH
7. 2 MATERAI
8. SURAT KUASA (Di ttd kedua ortu di atas materai jika salah satu tdk hadir)

Untuk Ibu saya:
1. KTP
2. KK
3. AKTE/ SURAT LAHIR
4. IJAZAH TERAKHIR
5. Surat Ket Kecamatan (Krn ada perbedaan nama)
6. 1 Materai

Semua disiapkan dok asli dan copy nya @1 saja.
* Kalau buat suami dan istri bareng better bawa surat nikah aja jaga-jaga.
Kemudian daftar di web atau download aplikasi antrian paspor online.
Link https://antrian.imigrasi.go.id/Index.jsp#Ajax/Terms/syarat.jsp

Pilih jadwal biasanya H+2 Minggu dan datang ke Imigrasi yang dipilih. Kalau pengalaman kmrn Ibu saya pilih di layanan paspor 1 Jl Soekarno Hatta Bypass Bandung, datang jam 8 langsung cek dokumen, kebagian antri no 5, beres foto dll dlm waktu setengah jam saja.

Pembayaran Rp 355.000 di BNI di lantai bawah gedung cash. Kemudian 3 hari kemudia beres deh tinggal ambil, pengalaman faya kemarin, tinggal ambil nomor antrian dan dipanggil. ASLI GAK PAKE ANTRIAN SEMBAKO Hahaha.

Untuk mengurus surat keterangan kecamatan, saya tinggal di kopo permai jadi saya ke kantor kelurahan di Cangkuang, kemudian bawa berkas yg dibutuhkan dan langsung bilang ke petugas setempat bahwa ingin mengajukan paspor namun ada data yg tdk sama. Kemudian dibuatkan dan dibantu untuk refer ke Kecamatan.

Begitu pengalaman saya, bravo Pak Jokowi, ah I miss Pak AHok #naondeui, akibat liat berita semalam.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...