Wednesday, 15 May 2013

Terlalu Menjunjung Tinggi Nilai Kesopanan

Apakah gw tipe orang yang terlalu menjunjung tinggi nilai kesopanan? Mungkin ya, tapi bukan tipe orang yang sopan-sopan banget, contoh: sendawa kentut kadang sembarangan, suka gak basa-basi kalau mau makan, bukan tipe orang yang banyak berbasa-basi juga. Tapi entah lah kalau soal urusan umur, gw lebih respect even cuma setaun doang. Well by the time gw TK, dia udah SD cuy. Gw masih SMA dia udah kuliah sih ya. Kecuali kalau misalnya dia lebih tua tapi satu angkatan, kan banyak tuh, gw yang SMA keluaran tahun 2003 dimana rata-rata pada kelahiran 85, ada juga yang selisih setaun entah di bawah atau di atas. Kalau kasusnya kaya gitu, santai.

Sekarang baru nyadar bener, dulu sering banget orang tua komplen, duduknya yang manis, jangan sendawa, jangan minum dari botol, dan lainnya. Kerasa bener di dunia kerja bahwa jaim itu penting. Gw sih alhamdulilah jaim, kecuali kalau udah lama dan akrab ya, bocornya mulai keluar. Tapi makin sini seiring dengan bertambahnya jaman, maka kesopanan semakin berkurang. Apa pelajaran PPKN sekarang udah beda untuk tingkat sekolah dasar.

Selain manner yang semakin hari semakin minus, pengaruh daerah juga kayanya cukup besar. Well so far sih baru kerja di dua kota aja, Bandung dan Jakarta. Di Bandung, yang of course terkenal dengan keramahannya, tentu gw sangat nyaman sehingga budaya kekeluargaan itu muncul. Di Jakarta apalagi betawi, tampak semua seenak jidat.

Kalau di kantor, dari dulu selalu respect sama semua even itu level nya bukan karyawan/ staf, mungkin cuma OB atau supir tapi mereka juga co-workers, gak ada tuh perbedaan gara-gara dia cuma OB doang. Apalagi fresh graduate baru masuk dunia kerja, masih bloon. Biasanya anak orang kaya yang dimanja pada gak tahan kerja kantoran, karena perilaku yang tengil *well gak semua sih, padahal mereka-mereka itu lulusan luar negeri lah, top university dan sajabana.

Gak tau sih, ke yang lebih tua, gw wajib bilang, teteh, mas, pak, mba, bu kecuali ybs gak mau disebut itu. Ok gw panggil nama. Lalu manner bilang minta tolong, sorry, maaf dan gak nyolot menurut gw penting. Entah deh kadang suka heran, sama orang yang seenak jidat dan lebih muda, well gak berarti lo orang lama bisa kaya gitu juga kan. Of course I respect senioritas yang disini berarti lebih lama tapi kalau urusan umur juga kayanya penting.

Sebenernya orang itu pada dasarnya baik tapi kan kalau ...

"Nih, ke sana in dong!"

"Sekalian ini dong!"

"Eh yang itu nya gimana."

Hehehehe kalau tuaaaa sih gak apa-apa ya. I mean really old, tapi kasie gw juga dulu kalau kasih tugas pake kata punten loh. Jadi jangan kalah sama yang tua.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...