Friday, 31 August 2018

Kesan Pertama Eps 3 #throwbackatwork

Sejujurnya di usia saya yang sudah 30an haha kayanya udah males buat yg namanya job interview, apalagi psikotes, toefl, nunggu kabar dan serentetan lainnya yg membuat malas. Karena yang beginian udah dijalani dari umur 19 tahun.

Tapi ya mau gimana lagi demi si  pundi pundi karena yang namanya mengandalkan orang lain itu berarti mendapatkan kemungkinan kekecewaan dan jika anda bisa lakukan sendiri apalagi mampu melakukannya, ya sudah lah jangan menunggu hal yang tidak bisa ditunggu.

Anyway setelah menjalani partime job, hal ini sangat tepat dilakukan karena jujur sekarang saya gak ngejar duit tapi lebih ke stabil dan produktif, halah apa sih udah kaya seminar Merry Riana. Jadi meskipun hasilnya tidak seberapa tapi

1. Bisa antar jemput anak sekolah even not everyday
2. Bisa jalan jalan sebelum kerja even cuma ke kepatihan
3. Kalau gak sibuk jam 5.30 sudah di rumah
4. Mostly aktifitas dimulai setelah jam 10 atau bahkan jam 1 siang
5. Upgrade skill, free training, free seminar yg gak murah loh itu

dan banyak lagi.

Sudah tidak dipungkiri lagi SD swasta yang saya tempati adalah sekolah terkenal sebandung raya terutama di pusat kota bandung. Namun saya bukan di sana tepatnya, beda manajemen. Gedung modern dengan fasilitas lengkap mungkin hanya didapat di international school, while this school is also cool. Tempat saya mengajar ikut area TK atau SD, nyaman meski kebanyakan anak-anak duduk di bawah, kadang menggunakan kursi. Multimedia, gak masalah sudah ada tv di setiap kelas. Untuk TK juga enaknya anak-anak bisa main di playground secara bebas.

Untuk ruangan guru, saya beruntung pas memang mereka sudah pindah ke ruangan baru. Ruangannya sbnrnya hanya disekat 2 bagian, di depan untuk admin dan jika kita mau print atau pakai komputer sebentar, ruangan satunya sebenernya hanya terdiri satu meja besar seperti meja makan dimana kita bisa menggunakan laptop masing-masing, ada tv untuk show slides, sekelilingnya lemari untuk menyimpan tentunya buku, materi, dan personal stuff lainnya. Ada lemari tambahan dari besi yg bisa di lock dan pantry kecil. Nyaman banget

Sunday, 26 August 2018

teaching stuff

Selamat malam, berhubung blog agak berdebu yah, apakah sibuk? ah enggak juga sih biasa aja, baru kerasa aja sekolah lagi tiap hari, semangat lah untuk persiapan masuk jam 7 haghaghag. Anyway mau berbagi tips aja bukan bermaksud menggurui yah krn diriku hanya manusia biasa yg banyak kekurangan dan masih dalam proses belajar. I almost teach for 2 years now, yeay and I feel differences between teaching in kinder, private and english.

Untuk mengajar bahasa Inggris pada anak-anak ada bbrp poin yg cukup efektif:
1. flash cards
hal ini sudah dilakukan dari dulu, sejak saya masih jaman di preschool tahun 2008 lalu. Flash cards tentunya harus disertai gambar yang menarik colorful, kalau bisa mengajar dengan tema utk periode tertentu sehingga anak akan mengingat dengan baik. Bisa juga diselingi dengan games, paling mudah tentunya mencari flash card yg hilang or guess the movement about flash cards.

2. songs/ nursery rhymes
who doesnt like songs.. I think every kid will like it, carilah lagu yg sesuai dengan tema pengajaran dan flash cards

3. story telling
cara ini merupakan cara yg paling efektif dan cara awal untuk belajar membaca, secara tdk langsung anak akan mengingat kata dan huruf yg mereka lihat.

4. video/ short movie
sesekali selipkan kegiatan menonton untuk anak-anak, jangan terlalu lama maksimal 15 menit

5. other activities: games, art&craft, role play
intinya jika ingin mengajarkan sesuatu buatlah tema untuk satu atau tiga bulan dan semua poin di atas jika memungkinkan berkesinambungan.

OK mungkin 5 tips di atas bisa diterapkan di rumah, tambahan lainnya paling saya pernah buat wall of phonics, * nanti di share contoh gambarnya*, satu boks alphabet misal A dengan bbrp gambar misal Apple, Ant, Ambulance, B Bird, Bag, Baby, dan lainnya.

Kalau soal perbedaan ngajar di tk/ privat/ course ya semua ada plus minus nya sih tergantung institusi yang kita tempati. Kalau di tk sebetulnya bebannya tidak terlalu banyak, sekolah berarti penekanan di pelajaran moral, tapi yah yet its difference between the schools. Privat juga enak sebenernya hehe, no string attached, ortu biasanya minta bahan dari sekolah karena ngejar nilai, cuma ya itu cocok2an, terus kalau anaknya gak mood ya susah juga, udah dateng jauh2 anaknya gak mau atau malah tidur haha.

Course is hard actually :p, ada persiapan materi dan bahan kemudian penilaian dan tentunya target agar anak BISA. sekian nanti kalau ada kepikiran lain ditambahin yah.

Friday, 24 August 2018

Christopher Robin Movie


Haloo, blog debu an, sedang kurang ide nanti juga dibilang sotoy jadi ya nyantey aja lah...anyway berhubung saya adalah emak-emak sobat qismin *lol* jadi faya baru aja nonton bioskop pertama hahaha *kasian amat*, lagian faya anaknya emang suka bosenan, jadi memang pas 1 atau 2 tahun belum diajak ke bioskop, bisi pas juga baru masuk udah, "mau pulangg", euh.. saya juga gak bisa ajak ajak bayi liburan sana sini, karena apa, ya intinya tidak semua orang itu sama, ada yang kudu pake suster, ada yg dibantu nenek atau mertua, ada yg nitipin anak di tante atau day care, ada yg kerja, ada yg sekolah lagi dan banyak, sekian terima kasih..

Anyway soal pelem, balik lagi, faya itu sukanya ya film binatang, dulu sebenernya mau diajak nonton life of pets atau apa ya judulnya, eh keburu lagi pilek atau apa lah udah ga keburu, padahal filmnya lumayan rame. Kmrn mau ntn Incredibles 2, gak mau anaknya.

Akhirnya ada juga film ini, meski rada gambling karena ini half human half animasi, terus saya kasih liat dulu aja teaser nya trus pas kmrn beli buku si Pooh ini sama diwanti2, awas ya jgn pulang pulang harus ntn minimal sejam, kalau awal masuk mau pulang nanti dimarahin mba nya hahaha.

Ok kita pilih di Miko aja krn mulai yg pertama jam 11, kalau kesorean juga takut ngantuk haha meni loba strategi pisan. Jgn lupa siapin cemilan dan milo. And it was successfull yeay jeda ke toilet 2 kali di awal dan hampir di akhir.

SO this is also my second movie since 2013 *what*, yeah I gave up my movie time, gpp lah namanya juga sobat qismin, setelah kmrn bela2in nonton Critical Eleven, yeah I got my movie date again with my daughter.

Ok jadi judul filmnya adalah Christopher Robin, si anak pencipta Winnie The Pooh, diperankan oleh Ewan Mcgregor tentunya film ini bersetting di kota London hmm mungkin tahun 40-50an saat jaman perang dengan logat british yg kental. Robin meninggalkan masa kecil imajinasi nya dgn Winnie and the gang untuk sekolah asrama, setelah itu juga ada insiden menyedihkan yaitu meninggalnya ayahnya. Setelah dewasa, menikah, berperang dan sibuk berkarir di sebuah perusahaan koper. Robin pun berubah dari seorang anak dengan pribadi yg menyenangkan menjadi seorang workoholic yg melupakan keluarga. Hingga suatu hari si Winnie the Pooh yg selalu menunggu Robin setiap hari hingga ia besar dan gemuk, kehilangan teman-temannya dan menyusul Robin ke London.

The adventure begins, yg asalnya Robin kesal dengan Pooh karena dia juga harus menyelesaikan lemburannya, menjadi bahagia kembali seperti menemukan sesuatu yg hilang sejak lama. Overall seru sih filmnya, memang cocok utk semua umur, lebih tepatnya utk anak SD sih, ceritanya ringan, animasinya menarik, bulu boneka lembut deh kaya beneran, durasi nya juga kurleb 100 menit gak terlalu lama. Awal-awal faya kaya yg takut sih diem, sempet dipangku tapi gak merengek. Stlh ke toilet baru berisik doi nanya ini itu. Untung cuma 5 orang yg ntn. Satu yg kurang menurut saya adalah suara Pooh yang terlalu sedih hehe, mungkin krn di awal ditinggalkan Chris Robin tapi mungkin juga memang dari sana nya seperti itu suaranya.

Semoga bisa ntn lagi ya film kartun yg seru seru, upin atau tayo sih pasti nonton lah haha..

Sunday, 12 August 2018

Kesan Pertama Eps 2 #throwbackatwork

Memang terkesan seperti takdir, I have to go back to school, bukan sekolah atau kuliah lagi tapi kerja di sekolahan, setelah
Bina Bangsa
Program Youngsters

Sekarang saya berada di sebuah tk kecil di daerah Burangrang, lumayan sih di tengah kota, agak cape emang setelah kemarin coba kerja di daerah pasteur, gak sanggup jauh-jauh. Sekolahnya sendiri cukup unik sebenarnya, mengadopsi beberapa metode montessori tapi belum bisa dikatakan sekolah montessori.

Rumah di daerah kota identik dengan rumah lama, rumah jadul, begitu juga dengan tempat saya kerja sekarang. Foyer di depan rumah dengan batasan tembok yg bisa jadi tempat duduk totally rumah lama banget. Suasana dalam rumah yg cukup gelap luas dan bagian kaca juga menunjukkan situasi rumah lama. Ada beberapa berita kalau sudah lewat magrib, salah satu guru yang masih mengerjakan tugas pernah mendengar suara-suara aneh. Alhamdulilah saya gak pernah, karena selalu pulang jam 4 atau 5 sore tepat *lol*.

Sebagai seorang staf di sebuah sekolah, tentunya meja kerja saya di depan ruang tunggu. Karena ini memang sekolah maap 'biasa' aja furniture pun kebanyakan sudah jadul, furniture besar kayu lama, jauh kalau dibandingkan pre school di jakarta kemarin yang semua nya serba baru beli. Di meja saya pun hanya ada telepon, beberapa berkas murid untuk absen data uang spp dan lainnya, dan beberapa pajangan untuk murid les menukar poin. Ada mesin edc BCA untuk orang tua bayar menggunakan kartu debit. Tidak ada komputer. Untuk kerjaan bagian ketik ketik ada di ruangan belakang saya, ruangan kepsek atau manager. Ada juga lemari tempat seragam dan buku-buku.

Masuk ke ruangan tengah sudah bagian kelas, krn menganut sistem montessori makanya kelasnya juga blong luas terdiri dari rak, beberapa kursi meja kecil. Enaknya dari rumah lama adalah, area luar tengah, ada kolamnya juga, fresh untuk udara. DI sebelah kiri area luar, ada dapur dan kelas kecil untuk les, di sebrangnya ada ruang guru, biasanya untuk istirahat, makan siang, gosip gosip, ups, di pinggir belakang tembus ke ruang garasi adalah ruang olahraga juga circle time, dipasang kaca di sisi sisinya karena ada juga les balet untuk sore hari.

Di atas juga ada beberapa kelas untuk les bahasa inggris, calistung, dll. Ya sejauh ini cukup nyaman tapi kalau dibanding tempat kerja sebelumnya, fasilitasnya jauh minim.

Yg enak kerja sama anak2, no hurt feeling, 'seaktif anak-anak' jika anak tsb pintar bahkan setelahnya bisa nyapa kita, ah tetep lucu yg namanya anak2 mah.

Sunday, 5 August 2018

Kesan Pertama Eps 1 #throwbackatwork

Sudah cita-cita saya untuk bekerja di jajaran gedung-gedung tinggi itu di bilangan Sudirman Jakarta, naik lift, melewati security, cubicle yang ciamik sejak lama..

Mei 2012
Finally, saya memutuskan kembali ke Jakarta untuk gaji yg lebih baik hahaha. 2 minggu lalu saya masih seorang CS Bank di pusat perbelanjaan di Bandung, pengalaman menyenangkan meski pekerjaannya penuh otorisasi, yg pasti suasana kekeluargaan di sana pasti akan sulit ditemukan di tempat lain, saat saya resign pun saya diberi hadiah tas kuning tua yang lucuu bangett.

Tamara Centre
Gedung ini untungnya dekat gedung WTC tempat kakak ipar bekerja, jadi pulper bisa barengan hehe ngirit, sebelum nanti cari kost an. Dari WTC saya jalan kaki. Gedung ini sih kayanya gedung lama, interiornya jadul, lift nya juga rada usang ya tapi lumayan lah yah.

Di lobby ada China Trust Bank, ah bye bye bank, I really hate it. Sekarang saya sekretaris di perusahaan trading batu bara, bos nya orang korea, hmm let see how they treat their employee yaahh tapi saya sih katanya jadi sekretaris konsultan yg orang Indo.

Kantor saya di lantai 10, dari arah lift belok ke kiri paling ujung. Area menunggu tamu kecil hanya 2 kursi biasa dan meja telepon yg seharusnya sih untuk resepsionis tapi gak ada orangnya. Bentuk kantornya agak memanjang. Dari arah tempat duduk tamu ada dua ruangan di sebelah kiri dan kanan. Kiri adalah ruang meeting yg biasanya kalo makan siang jadi tempat maksi staf juga, kalau kanan mini pantry untuk buat teh kopi dll, ada microwave juga sih, bisa untuk bikin mie instan nih hehe. Di area tengah adalah ruang staf, tempat cubicle saya. Ada Ine-finance, Dita-legal, saya-sekretaris, Mily-operasional, Yana-manajer ada juga staf huru hara yg bisa disuruh kesana kemari namanya Pak Amar.

Cubicle kita menghadap 4 ruangan si bos kora kora itu, 1 ruangan Pak Adi dan Mr Kim selaku marketing, Mr Yang Mr Bom selaku finance, Mr Lee selaku direktur dan ruangan pak bos saya si Konsultan. Overall kantor saya yg baru ini tidak terlalu besar, agak awkward malah krn ada bos kiri kanan depan hehe.

Kantor saya yg baru ini cukup nyaman tidak terlalu besar, ya memang kecil sih tapi nyaman, cuma gak ada ruang untuk solat, ada mesjid di parkiran belakang, di bawah, tapi kurang terawat, yg solat di sana biasanya pak sopir, juga utk istirahat mereka. Yang paling gak enak sebenarnya adalah toilet nya, why oh why, krn gak ada shower utk clean up you know, yes this building is totally jadul, karena model toilet yg gak ada utk 'basuh' nya utk ala orang bule lama, mereka kan cuma pake tissue while kita geleh lah klo gak pake air, berasa gak bersih, makanya di tiap toilet disedian ember dan gayung, lol yg kudunya toilet kering jadi basah basah juga deh. Tapi begitu bbrp minggu di sana, ternyata toilet di lantai 24 ada shower nya hahaha, jadi klo pagi-pagi mules, biasanya saya nyimpang dulu ke lantai itu untuk pe u pe wkwkw.

Di kantor ini juga gak ada kantin nih jadi gak bisa jajan yahh tapi memang this is my first building where I want to work. Sayangnya ternyata saya cuma 3 bulan aja disini, kebetulan kontrak sewa lantai nya udah habis dan pak bos ingin pindah ke gedung yang lebih ciamik, well I cannot wait to see Menara Jamsostek as my new building, yeay.

tbc..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...